comscore

Jokowi Minta Anggota Hipmi Tanam Jagung untuk Atasi krisis Pangan

Annisa ayu artanti - 11 Juni 2022 06:32 WIB
Jokowi Minta Anggota Hipmi Tanam Jagung untuk Atasi krisis Pangan
Presiden Joko Widodo. FOTO: MI/RAMDANI
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau kepada anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk mulai mengisi potensi ekonomi di sektor pangan. Sebab, kenaikan harga pangan dunia menjadi persoalan utama ekonomi di beberapa negara.

Jokowi meminta pengusaha-pengusaha muda mulai mewaspadai kondisi tersebut karena imbas dari kenaikan harga pangan akan berdampak terhadap inflasi. "Yang perlu kita waspadai urusan gandum, urusan jagung urusan kedelai yang naik kurang lebih 30 persen, nanti imbasnya ke mana-mana," ucap Jokowi, dalam HUT HIPMI ke-50, Jumat, 10 Juni 2022.
Ia menjelaskan kenaikan harga gandum salah satunya disebabkan karena kondisi di Ukraina, yang merupakan penghasil gandum terbesar dunia. Kenaikan harga gandum akan berdampak pada kenaikan harga mie dan roti di Indonesia.

Sementara untuk urusan jagung, Jokowi menuturkan, Indonesia masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR) untuk menutup selisih impor gandum. Adapun tujuh tahun lalu Indonesia mengimpor jagung sebanyak 3,5 juta ton, namun berdasarkan data terakhir impor jagung sudah turun di angka 800 ribu ton.

"Artinya turun drastis tapi masih ada PR 800 ribu tadi harus diselesaikan. Ini harus siapa pun yang memiliki lahan harus tanam yang namanya jagung agar kita tidak impor lagi," ucapnya.

Tak hanya itu, harga kedelai juga terus mengalami kenaikan. Menurutnya jika harga jagung dan kedelai naik akan merembet pada kenaikan harga yang lain, seperti tahu dan tempe hingga harga telur dan ayam. "Ini yang saya ingatkan yang berkaitan dengan pangan hati-hati ke depan. Tapi juga jadi peluang, utamanya anggota Hipmi untuk masuk ke bidang ini," katanya.

Kelaparan karena urusan pangan

Ia menyoroti perkiraan hari ini bahwa 13 juta orang mulai kelaparan karena urusan pangan. Mulai banyak negara-negara yang melakukan pembatasan ekspor pangan. Oleh karena itu, Jokowi mengimbau kepada pengusaha Indonesia untuk menciptakan kemandirian sektor pangan.

"Saya mengajak seluruh anggota Hipmi untuk masuk ke bidang ini. Tanam yang tadi ini, jagung. Untung pasti untung karena harganya jagung baik. Tanam yang lain. Sorgum yang kita tidak pernah kita tanam. Tanam sorgum terutama di NTT," tukasnya.

"Ke depan saya pastikan karena ada masalah yang lebih besar lagi yaitu perubahan iklim maka pangan akan jadi persoalan seluruh negara," pungkasnya.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id