Penjualan Gas PGN Awal Tahun Lampaui Target

    Suci Sedya Utami - 15 April 2021 16:52 WIB
    Penjualan Gas PGN Awal Tahun Lampaui Target
    Ilustrasi. Foto: Dok.MI



    Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mecatat kinerja komersialisasi gas bumi menunjukkan kemajuan yang positif. Realisasi penjualan gas PGN pada Februari mencapai 844 british thermal unit per day (BBTUD), lebih tinggi 10 persen dari target.

    Sedangkan penjualan atau penyaluran niaga gas secara group di periode yang sama sebesar 919 BBTUD. Volume ini meningkat dari capaian di Jauari sebesar 904 BBTUD.

     



    Direktur Komersial PGN Faris Aziz mengatakan, peningkatan penjualan yang melampaui target dipicu oleh penyerapan gas di sektor komersial dan listrik yang cukup tinggi. Penyerapan gas PLN Group terutama lebih tinggi dari target.

    Selain pembangkit listrik, tren peningkatan di sektor industri juga mengalami peningkatan antara lain kimia, keramik, makanan, fabrikasi logam, kaca, kertas, logam dasar, tekstil, dan kayu.

    Suplai gas alam terkompresi atau Compressed Natural Gas (CNG) yang digunakan untuk SPBG dan UMKM melalui produk Gaslink juga meningkat. Di sisi lain, ada realisasi penyerapan pelanggan penerima manfaat Kepmen ESDM Nomor 89 Tahun 2020 meningkat menjadi 295 BBTUD.

    "Adanya angka yang menunjukkan peningkatan ini mendorong PGN tetap menjaga kapabilitas dalam menyalurkan gas bumi di tengah tantangan-tantangan eksternal yang sedang dihadapi. Oleh karenanya, upaya kinerja bisnis akan dikembangkan secara masif, dengan berprinsip pada efektivitas dan efisiensi," ujar Faris dalam keterangan resmi, Kamis, 15 April 2021.

    Adapun pertumbuhan jumlah pelanggan Februari 2021 meningkat sebanyak 4.706 pelanggan dari 289.009 pelanggan pada bulan sebelumnya menjadi 293.715 pelanggan. Hal ini menunjukkan target penambahan jumlah pelanggan tercapai di atas target perseroan. Sebaran pelanggan ini tersebar di sektor city gas (rumah tangga) dan pelanggan kecil (UMKM), komersial industri, dan pembangkit listrik.

    Menurut Faris, adanya pertumbuhan yang cukup signifikan di sektor komersial menunjukkan optimisme pemulihan ekonomi pasca covid-19 sudah mulai terasa. Sektor komersial menjadi salah satu penopang tumbuhnya pemakaian gas bumi yang kemudian diikuti oleh peningkatan pemanfaatan gas bumi di sektor UMKM.

    Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM, saat ini terdapat sekitar 64,1 juta UMKM tersebar di Indonesia sebagai salah satu pondasi perekonomian nasional. Tumbuhnya pemakaian gas pun dapat memberikan multiplier effect bagi berkembangnya UMKM untuk menggeliat kembali mulai kuartal I-2021.

    Pertumbuhan pemakaian gas bumi di kelistrikan, industri, komersial, dan UMKM menjadi pijakan PGN untuk terus maju, agar nilai lebih gas bumi dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia nasional.

    Lebih lanjut ia menambahkan PGN akan fokus mengembangkan strategi pemasaran agar kinerja positif komersialisasi gas bumi tetap terjaga. Inisiatif untuk mengoptimalkan pasar-pasar eksisting maupun pasar yang baru, juga akan terus kembangkan dengan dukungan infrastruktur yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

    "Penyerapan gas dan pertumbuhan pelanggan meningkat menjadi angin segar bagi kinerja bisnis PGN. Kami juga berharap dukungan dari seluruh pihak demi kelancaran upaya-upaya strategis yang dilakukan dalam mengalirkan gas bumi," pungkas Faris.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id