Kementan Minta Importir Pasarkan Kedelai Lokal

    Media Indonesia.com - 14 Januari 2021 13:39 WIB
    Kementan Minta Importir Pasarkan Kedelai Lokal
    Ilustrasi kedelai lokal - - Foto: Antara/ Heru Suyitno



    Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) meminta importir untuk memasarkan kedelai lokal yang dijual oleh petani. Hal ini seiring upaya penanaman kedelai di dalam negeri demi menekan gejolak harga di pasaran.  

    "Kita koordinasi lintas kementerian. Untuk sementara sudah ada MoU dengan importir yang bersedia membeli langsung dari petani," ujar Direktur Aneka Kacang dan Umbi Kementan Amirudin Pohan dikutip dari Mediaindonesia.com, Kamis, 14 Januari 2021.






    Hingga saat ini sudah ada empat importir yang siap memasarkan kedelai lokal. Namun, Amir belum bisa menyebutkan secara rinci nama-nama importir tersebut.

    "Ada empat mewakili. Nanti rencana dalam waktu dekat kami undang lagi agar semua importir bisa berpartisipasi," ungkapnya.

    Kementan sendiri sedang mengebut penanaman kedelai dengan jangka waktu 200 hari. Penanaman benih kedelai dilakukan pada Januari-Maret 2021 di lahan seluas 36 ribu hektare. Lalu pada April-Juni 2021, benih tersebut akan ditanam di 525 ribu hektare.

    Lokasi penanaman ada di Provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Barat, NTB, Kalimantan Selatan, Lampung dan Banten.

    "Tugas kami sekarang ini yakni mencari calon petani calon lokasi (CPCL) agar segara ditanam pada Januari sampai Juni 2021. Ini tindakan jangka pendek dulu dari Kementan, mudah-mudahan bisa mencapai 500 ribu hektare itu sampai Juni," pungkasnya.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id