Penjelasan Menaker soal Upah Minimum Ditiadakan

    Annisa ayu artanti - 07 Oktober 2020 19:31 WIB
    Penjelasan Menaker soal Upah Minimum Ditiadakan
    Ketentuan mengenai upah minimum tetap diatur dalam UU Cipta Kerja. Foto: AFP/Bay Ismoyo.
    Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan tafsiran mengenai upah minimum ditiadakan adalah salah. Dalam Undang-Undang Cipta Kerja tetap mengatur hak-hak dan perlindungan pekerja dan buruh sebagaimana diatur dalam Undang-Undang existing.

    "Jadi upah minimum ini tetap kita atur kemudian ketentuannya tetap mengacu Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 dan PP 78 Tahun 2015," kata Ida dalam konferensi pers virtual, Rabu, 7 Oktober 2020.

    Namun untuk lebih detailnya, Ida menyampaikan akan diatur dalam aturan turunan yakni Peraturan Pemerintah. Adapun variabel dan formula dalam menetapkan upah minimum berdasarkan pertumbuhan ekonomi atau inflasi.

    "Saya ulang untuk menegaskan upah minimum kabupaten kota tetap dipertahankan," ujarnya.

    Di samping itu, untuk memperkuat perlindungan upah bagi pekerja atau buruh serta menumbuhkan sektor usaha mikro kecil, Ida menambahkan Undang-Undang Cipta Kerja mengatur pengupahan bagi sektor usaha mikro kecil.

    "Jadi perluasan kesempatan kerja kita harapkan dari UMKM kita dan akan diatur pengupahannya dalam Undang-Undang Cipta Kerja," tegasnya.

    "Sekali lagi, kita harus berpikir memberikan perlindungan itu tidak hanya pekerja formal saja tetapi juga memastikan perlindungan bagi pekerja pada sektor usaha mikro kecil," pungkasnya. 

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id