Kemenperin Sasar Vaksinasi 5 Juta Pekerja Manufaktur

    Husen Miftahudin - 24 Juli 2021 17:00 WIB
    Kemenperin Sasar Vaksinasi 5 Juta Pekerja Manufaktur
    Ilustrasi vaksinasi covid-19 bagi pekerja - - Foto: MI/ Andri



    Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyasar vaksinasi covid-19 bagi 5 juta pekerja di sektor manufaktur di wilayah Jawa dan Bali. Pelaksanaan vaksinasi tersebut akan dilakukan pada Juli hingga Oktober 2021.

    "Jumlah sasaran vaksinasi tersebut sebanyak lima juta orang dan akan dilaksanakan pada Juli sampai Oktober 2021," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam siaran persnya, Sabtu, 24 Juli 2021.

     



    Selain itu, Kemenperin tengah menyiapkan fasilitas isolasi mandiri (isoman) dengan kapasitas 500 pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 untuk sejumlah wilayah, seperti Jakarta (100 pasien), Bogor (100 pasien), Bandung (100 pasien), Yogyakarta (100 pasien), dan Surabaya (100 pasien).

    Masing-masing fasilitas isoman menampung sekitar 100 pasien covid-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala, yang dilengkapi fasilitas kamar, kunjungan dokter dan perawat, serta pemberian obat-obatan sesuai kebutuhan pasien.


    Fasilitas isoman tersebut juga akan dilengkapi dengan 300 oksigen konsentrator yang merupakan alat bantu pernafasan bagi pasien dengan gejala ringan dan sedang yang membutuhkan. Selain itu, lokasinya juga cukup dekat dengan rumah sakit, sehingga jika ada pasien yang bergejala berat, dapat langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat tersebut.

    Sekretaris Jenderal Kemenperin Dody Widodo mengatakan masyarakat sekitar lokasi isoman Kemenperin dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pengurus RT dan RW setempat.

    "Masyarakat perlu membawa hasil swab ke lokasi isoman, dan kemudian akan diperiksa ulang. Nantinya apabila sudah lapor dan terverifikasi, bisa diantar oleh Babinsa ke lokasi isoman Kemenperin tersebut," jelasnya.

    Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Arus Gunawan menyampaikan, pihaknya siap memfasilitasi sejumlah satker unit pendidikan vokasi di bawah binaannya menjadi sarana untuk isolasi mandiri.

    "Karena dampak pandemi covid-19, proses pembelajaran pada unit pendidikan kami saat ini dilakukan secara daring. Oleh karena itu, bisa dimanfaatkan untuk menjadi fasilitas isolasi mandiri," terang dia.

    Adapun saat ini Kemenperin telah menyediakan BDI Jakarta, Wisma Industri Kemenperin di Puncak, Politeknik Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung, BDI Yogyakarta, dan BDI Surabaya sebagai tempat isolasi mandiri terpusat. Nantinya fasilitas ini dapat digunakan oleh pegawai di lingkungan Kemenperin, keluarga pegawai, maupun masyarakat sekitar.

    Fasilitas isolasi terpadu juga berfungsi sebagai sarana penanganan pasien covid agar dapat ditangani sejak dini dengan baik sehingga mencegah terjadinya perburukan. Selain itu, fasilitas ini dapat pula membantu meringankan beban fasilitas kesehatan, Puskesmas, dan rumah sakit rujukan dalam penanganan pasien positif covid-19.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id