Perpanjangan PPKM Darurat Bikin Pelaku Usaha Kecil Semakin Tertekan

    Annisa ayu artanti - 21 Juli 2021 10:40 WIB
    Perpanjangan PPKM Darurat Bikin Pelaku Usaha Kecil Semakin Tertekan
    Ilustrasi pengusaha kecil mikro - - Foto: MI/ Andri Widianto



    Jakarta: Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta Sarman Simanjorang menyebut kebijakan pemerintah untuk memperpanjang pelaksanaan PPKM Darurat hingga 25 Juli akan semakin memberatkan pelaku usaha mikro.

    "Waktu sampai 25 Juli bagi pelaku usaha menengah besar kemungkinan masih mampu untuk bertahan, namun bagi pelaku usaha kecil mikro tentu teramat berat," katanya dalam keterangan kepada Medcom.id, Rabu, 21 Juli 2021.

     



    Ia menyarankan pemerintah agar memberikan stimulus dan perhatian lebih kepada para pelaku usaha yang terdampak langsung PPKM Darurat tersebut. Apalagi jumlah sektor UKM memberikan kontribusi yang sangat besar dalam menggerakkan ekonomi dan konsumsi rumah tangga.
     
    Pemberian stimulus dan perhatian khusus tersebut akan menjadi angin segar bagi pelaku usaha mikro ketika PPKM Darurat diperlonggar lantaran mereka sudah diberikan modal.

    "Karena kondisi pelaku UKM sudah teramat berat, karena biasanya mereka jualan hari ini untuk biaya hidup besok," ucapnya.

    Di sisi lain, pemerintah juga perlu memperjelas sektor esensial dan kritikal baik di lembaga pemerintahan maupun swasta, termasuk protokol perjalanan.


    "Kita dari pelaku usaha sangat memberikan apresiasi kepada pemerintah atas kerja keras dan berbagai usaha dan upaya yang dilakukan untuk keselamatan masyarakat. Sekalipun sangat berdampak terhadap dunia usaha, namun PPKM Darurat ini menjadi pilihan satu-satunya untuk mengendalikan penyebaran covid-19," pungkasnya.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id