Mentan Ingin Produktivitas Pertanian di Sulsel Ditingkatkan

    Ilham wibowo - 30 Juli 2020 19:49 WIB
    Mentan Ingin Produktivitas Pertanian di Sulsel Ditingkatkan
    Mentan Syahrul Yasin Limpo. (Foto: MI/ Yoseph Pencawan)
    Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyebut sektor pertanian di Sulawesi Selatan (Sulsel)  sangat produktif selama pandemi covid-19. Budi daya tanaman masih bisa terus dikembangkan.

    "Tanah di Sulawesi Selatan sangat subur dan cocok untuk dilakukan berbagai budi daya tanaman. Bahkan di tengah pandemi covid-19 yang masih melanda, wilayah ini masih dalam kendali dengan memanfaatkan pertanian dan peternakan," kata Syahrul melalui keterangan resminya, Kamis, 30 Juli 2020.

    Syahrul mengatakan bahwa sektor pertanian saat ini jadi tumpuan untuk mendukung percepatan penanganan pandemi covid-19. Negara maju di berbagai belahan dunia juga kini berbalik fokus di pemenuhan ketersediaan pangan.

    "Bahkan negara-negara besar seperti Amerika, Jepang, dan Jerman pada akhirnya kembali mengurusi pertaniannya. Karena mereka tahu bahwa pertanian tidak mengenal krisis dan tidak ada orang di dunia yang tidak butuh makan," ungkapnya.

    Syahrul mengharapkan petani di lahan produktif seperti Sulsel terus bersemangat. Kementan akan mendorong dengan bantuan sebesar Rp10,8 miliar meliputi subsektor tanaman pangan Rp2,7 miliar, perkebunan Rp538 juta, hortikultura Rp4,7 miliar, Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Rp1,9 miliar, dan Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Rp881 juta.

    "Semua masyarakat bisa bertanam jagung lebih banyak, bisa bertanam padi yang juga bisa di ekspor bahkan sayuran dan buah-buahan. Ketinggian di sini juga cukup untuk membuat bawang putih dan perlu dibuat areal yang konsepsional," paparnya.

    Khusus peternakan, Shahrul menyampaikan bahwa saat ini sedang dalam pengembangan ternak di program sapi kerbau komoditas andalan negeri (Sikomandan). Inseminasi buatan (IB) telah mencapai 37.851 akseptor dan menghasilkan kelahiran anak sebanyak 24.728 ekor.

    "Kami juga telah menyiapkan bantuan bagi masyarakat peternak yang meliputi sapi potong 120 ekor, Kambing/domba 675 ekor, Babi 100 ekor, dan ayam lokal 4.500 ekor," tutupnya.
       



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id