2021, Perindo Targetkan Penjualan Ikan Naik 100%

    Suci Sedya Utami - 22 Februari 2021 13:50 WIB
    2021, Perindo Targetkan Penjualan Ikan Naik 100%
    Ilustrasi. Foto: Dok.MI
    Jakarta: Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) menargetkan penjualan pada 2021 meningkat 100 persen dibandingkan 2020.

    Adapun Perum Perindo mencatat penjualan sepanjang 2020 turun sembilan persen dibandingkan 2019. Nilai  penjualan pada 2020 sebesar Rp447,98 miliar.

    Direktur Operasional Perum Perindo Raenhat Tiranto Hutabarat mengatakan dari segi produksi, ada lini bisnis yang meningkat dari segi kuantitas dibandingkan pada 2019 seperti cold storage, jasa penyediaan air, BBM, perdagangan, penangkapan ikan budi daya, serta pabrik pakan dan pasar ikan modern. Dua lini bisnis pabrik pakan dan pasar ikan berkontribusi sepanjang 2020.

    "Namun, ada juga lini bisnis yang menurun seperti tambat labuh (tempat bersandar kapal) dikarenakan masih dalam proses pengkajian oleh lembaga independen untuk pengelolaannya antara Kementerian Kelautan & Perikanan sebagai regulator dan Perikanan Indonesia sebagai Operator," kata Raenhat dalam keterangan resmi, Senin, 22 Februari 2021.

    Pada 2021, Perum Perindo menargetkan pertumbuhan meski pandemi terus berlanjut. Adapun target penjualan yakni Rp849,32 miliar. Apalagi nanti Perindo akan berubah badan hukum menjadi persero dan bergabung dengan Perikanan Nusantara (Perinus).

    "2021 ini saatnya kami berbenah dan mulai menggenjot penjualan yang kami targetkan dua kali lipat dari 2020. Kami optimistis untuk tahun ini. Faktor pemberat mungkin di perdagangan ekspor di tengah pandemi ini," tutur dia.

    Salah satu strategi Perum Perindo untuk mencapai target tersebut adalah meningkatkan volume produksi ikan dengan serapan menjadi 12.917 ton, dari 5.143 ton pada 2020. Target ini terhitung naik 151,51 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

    Untuk mencapai hal itu, Perum Perindo akan memperluas lahan atau jumlah kemitraan, serta peningkatan kuantitas dan kualitas budi daya, dari 551 mitra pada 2020 menjadi 1.750 mitra tahun ini. Target jumlah kemitraan budi daya pun terhitung naik 217,6 persen (yoy).

    "Kami juga meningkatkan jaringan nelayan melalui kolaborasi dengan nelayan atau koperasi nelayan," sebut Raenhat.

    Selain itu, Perum Perindo melakukan sertifikasi On-Farm, Off-Farm, dan produk sesuai target pasar, contohnya pasar ekspor Eropa agar produk ikan Perindo berdaya saing tinggi dan berkontribusi bagi devisa negara.

    Saat ini, Perum Perindo mengelola enam pelabuhan perikanan dan akan menambah empat pelabuhan hingga 2024. Hal ini diharapkan dapat memperluas area penangkapan ikan. Strategi baru lain yaitu memgembangkan produk hilir baru yang inovatif (lifestyle) seperti restoran ikan yang diminati wisatawan mancanegara seperti KJA Bali.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id