Pertagas Berdayakan Dapur Kelompok Binaan Tetap Ngebul di Masa Pandemi

    Suci Sedya Utami - 18 Oktober 2020 08:16 WIB
    Pertagas Berdayakan Dapur Kelompok Binaan Tetap <i>Ngebul</i> di Masa Pandemi
    Resto Apung. Foto : Pertagas.
    Sidoarjo: Kemunculan pandemi covid-19 pada awal tahun yang tidak terduga telah menyebabkan aktivitas terhambat dan perekonomian melambat.

    Hal ini juga dirasakan salah satu kelompok binaan PT Pertamina Gas (Pertagas) di Kampung Ikan Asap, Sidoarjo. Wabah korona yang berujung pada kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membuat Kelompok Resto Apung Seba harus menutup operasional untuk pelanggan yang makan di tempat (dine in).

    Namun tekanan pandemi tidak lantas membuat kelompok ini menyerah pada nasib. Dibantu oleh Pertagas Operation East Java Area (OSSA) membuat mereka harus berfikir kreatif dan mencari cara untuk menyiasati agar dapur kelompok binaan di Kampung Ikan Asap ini tetap ngebul.

    Alhasil resto ini disulap menjadi dapur umum untuk siaga covid-19. Resto ini tetap beroperasi menyediakan makanan sehat bagi para satuan tugas (satgas) covid-19 di wilayah tersebut. Termasuk menyuplai tenaga medis di RSUD Sidoarjo yang menjadi RS rujukan covid-19.

    Hal ini pun membuat Eni, salah satu anggota kelompok binaan tersebut bersyukur. Pasalnya di awal pandemi ia sempat khawatir jika resto ditutup dan tidak bisa mendapatkan penghasilan. Namun, sekarang ia meyakini selalu ada jalan di tengah kesulitan.

    “Alhamdulillah, meski resto untuk sementara tutup, kami tetap terima pesanan katering dan antar makanan ke pelanggan,” kata Erni.

    Meskipun saat ini PSSB lebih longgar, Pertagas tetap memberikan pendampingan dengan mengenalkan pada teknologi layanan pesan antar dan memberikan akses kerja sama dengan platform ojek daring.

    "Kita kerja sama dengan Gojek, jadi mereka bisa terima order tanpa dine in," kata Manager Communication, Relation dan CSR Pertagas Zainal Abidin pada Medcom.id, Sabtu, 17 Oktober 2020.

    Menurut Zainal, perluasan pada layanan pesan antar bukan tanpa sebab. Adanya wabah yang masih menghantui tentu membuat seluruh pihak harus berhati-hati. Pilihan untuk take away atau membawa pulang pesanan menjadi salah satu kunci dalam memutus rantai penyebaran virus.

    Ia bilang kalaupun ada yang memilih layanan dine in, pihaknya tetap ikut mendampingi dalam membuat protokol kunjungan bagi pelanggan di era pandemi. Misalnya seperti pembatasan pengunjung, penggunaan masker dan lain sebagainya.

    "Kita bantu, kita dampingi bagaimana teman-teman di sana menyesuaikan kondisi," ujar Zainal.

    Dirinya mengatakan semenjak pandemi menghadang, Pertagas langsung melakukan resocial mapping atau pemetaan ulang pada seluruh kelompok binaannya dalam program corporate social responsibility (CSR), salah satunya kelompok Resto Apung Seba. Pemetaan dilakukan agar kelompok binaan tetap berdaya di masa pandemi.

    Sejak awal masuk di kampung yang mayoritas masyarakatnya merupakan pengasap ikan, Pertagas memulainya dengan membentuk kelompok yang awalnya belum terbentuk. Kemudian memberikan pelatihan, pendampingan, hingga akhirnya bisa berproduksi dan seperti kelompok Resto Apung Seba. Hingga ujungnya mereka mendapatkan akses permodalan baik dari perbankan maupun bantuan lainnya.

    "Kelompok pengasap ikan di Sidoarjo pada akhir 2019 kita bantu untuk mendapatkan akses program kemitraan dari Pertamina. Ada 21 anggota kelompok yang akhirnya punya akses modal pakai pinjaman Pertamina," jelas Zainal.

    Lebih lanjut dirinya menambahkan di tahun ini Pertagas mengalokasikan dana untuk kegiatan CSR sebesar Rp2 miliar untuk 24 kelompok binaan yang saat ini diberikan pendampingan.

    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id