comscore

Pelaku Industri Sawit Diharap Dukung Pelestarian Lingkungan Demi Bisnis Berkelanjutan

Angga Bratadharma - 08 Juni 2022 09:28 WIB
Pelaku Industri Sawit Diharap Dukung Pelestarian Lingkungan Demi Bisnis Berkelanjutan
Ilustrasi. FOTO: dok BPDP
Jakarta: Chief Operation Officer PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) M Syafril Harahap menyatakan siap mendukung kelestarian lingkungan demi komitmen dan bisnis berkelanjutan. Hal itu juga sejalan dengan upaya pemerintah yang mencegah terjadinya perubahan iklim serta mendorong penurunan emisi karbon.

Syafril menyatakan kerja sama dengan Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOSF) 4 merupakan kesempatan baik untuk menunjukkan kontribusi terhadap upaya pelestarian lingkungan dan satwa liar, termasuk di Kalimantan Tengah. Bahkan, SSMS berharap adanya program pra-pelepasliaran bisa menjadi inspirasi bagi para pelaku industri sawit.
"Sehingga semakin banyak pihak yang bersinergi. Hal ini menunjukan sangat peduli terhadap lingkungan dan makhluk hidup demi mendukung komitmen keberlanjutan," kata Syafril, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 8 Juni 2022.

Dalam waktu dekat, tambahnya, SSMS juga akan menggali potensi sumber daya Pulau Salat untuk mengajak masyarakat Pulang Pisau mengembangkan ekowisata dengan unsur edukasi dan pemeliharaan kawasan, sehingga dengan adanya pengembangan tersebut diharapkan dapat memberdayakan dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

"Serta banyak terlibat dalam melestarikan lingkungan," tuturnya.

Peran signifikan bagi perekonomian

Di sisi lain, industri kelapa sawit dinilai memiliki peran signifikan bagi perekonomian nasional. Sebab penyerapan tenaga kerja di sektor ini tercatat mencapai 16 juta orang dengan kontribusi 3,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
 
"Industri sawit memiliki peran strategis dalam perekonomian kita, terutama dalam penyerapan tenaga kerja sekitar 16 juta dan setiap tahunnya berkontribusi 3,5 persen kepada PDB Indonesia," kata Direktur Pembinaan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Agung Yulianto.

Sektor tersebut, lanjut dia, juga tak luput dari ekosistem Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) nasional. Karenanya Kemenkeu telah menggagas program Kemenkeu Satu. Program ini merupakan upaya untuk mendukung geliat sektor usaha tersebut.

Agung menyampaikan, Kemenkeu Satu mengedepankan sinergi untuk mendukung UMKM, tidak hanya dilakukan lintas unit eselon I di Kemenkeu semata, namun juga melibatkan Special Mission Vehicle (SMV) yang ada di bawah Kemenkeu.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id