comscore

Pembangunan PLTS Rp71,8 T Diharap Memaksimalkan Pengurangan Emisi

Media Indonesia.com - 20 April 2022 18:05 WIB
Pembangunan PLTS Rp71,8 T Diharap Memaksimalkan Pengurangan Emisi
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad (tengah) saat bersama CEO Quantum Power Asia dan ib vogt usai penandatanganan MoU kerja sama pembangunan PLTS. (KBRI Singapura)
Jakarta: Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan nilai kontrak Rp71,8 triliun bakal dibangun di Riau. Pembangunan diinisiasi perusahaan Singapura Quantum Power Asia dan ib vogt, bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Singapura, Suryopratomo, berharap kerja sama ini dapat menghadirkan energi bersih bagi Indonesia. Termasuk mengurangi gas buangan atau emisi.
"Pemerintah Indonesia sendiri telah memutuskan untuk mengurangi emisi gas sekitar 26 persen. Adanya kerja sama dengan negara lain, diharapkan Indonesia dapat berkontribusi lebih untuk mengurangi emisi gas hingga 41 persen," kata Suryopratomo dikutip dari Media Indonesia, Rabu, 20 April 2022.

Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad berharap kolaborasi pembangunan PLTS berdampak positif. Pembangunan itu sesuai instruksi Presiden Joko Widodo terkait transisi dari energi konvensional ke energi terbarukan.

Baca: Wow! PLTS Terbesar Senilai Rp71,8 Triliun akan Dibangun di Kepulauan Riau

"Semoga implementasi proyek ini dapat berjalan lancar dan meningkatkan ekonomi di Kepulauan Riau, Indonesia, bersama-sama dengan Singapura,“ tutur Ansar Ahmad.

Managing Director dan CEO Quantum Power Asia Simon G Bell mengatakan pihaknya sangat senang dapat bekerja sama menghadirkan energi bersih untuk Indonesia. Proyek PLTS ini akan mencakup pembangunan lebih dari 3,5 GW Solar PV dan lebih dari 12 GWh penyimpanan baterai di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. 

"Kami akan membawa investasi lebih dari Rp71,8 triliun atau setara USD5 miliar. Proyek ini akan menciptakan sekitar 30.000 pekerjaan dan membangun sistem penyimpanan PV terbesar secara global yang pernah dibangun hingga saat ini," kata Simon.

Sementara itu, Managing Director dan CEO ib vogt, Anton Milner, mengatakan inisiatif pembangunan PLTS ini merupakan proyek penting. Sebab, bakal menjadi penggerak atau katalisator transformasi kawasan menuju energi bersih dan bebas karbon.

"Kami yakin rencana proyek kami sangat menarik untuk menciptakan program investasi jangka panjang yang berkelanjutan, baik untuk Singapura dan Indonesia," kata dia.

Kerja sama ini didasari komitmen pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat setempat sebelum mengekspor listrik ke Singapura. Dengan dukungan penuh komunitas masyarakat di Kepulauan Riau, telah dirancang hubungan rantai pasokan hiper-lokal, program pelatihan kompetensi keterampilan yang relevan untuk penduduk, serta kegiatan pembangunan bisnis. 

Dengan demikian, diharapkan proyek dapat melibatkan usaha mikro, kecil, hingga menengah lokal dan memberikan dampak positif pada masyarakat luas secara maksimal.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id