Kick Andy Double Check

    Kenapa Harus Terima Investasi dari Tiongkok? Ini Jawaban Luhut

    MetroTV - 27 Juli 2021 12:04 WIB
    Kenapa Harus Terima Investasi dari Tiongkok? Ini Jawaban Luhut
    Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara Kick Andy Double Check. Metro TV



    Jakarta: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan manfaat masuknya investasi Tiongkok di Indonesia. Kehadiran negara raksasa ekonomi itu dapat bermanfaat pada hilirisasi industri dan alih teknologi Nusantara.

    Luhut mencita-citakan hilirisasi industri semakin masif di Indonesia. Sebab, Indonesia selalu mengekspor bahan baku dan tidak pernah mengolahnya menjadi barang jadi atau setengah jadi. Produk Indonesia akhirnya tidak memiliki nilai lebih untuk menutupi kemiskinan.

     



    Tiongkok dipilih jadi rekanan investasi bentuk teknologi pengolahan bahan baku dari nikel menjadi baterai litium. Dalam proses pembuatan, Indonesia membutuhkan HPAL yang merupakan material litium baterai kelas tinggi.

    Indonesia dapat mengolah sendiri bahan baku menjadi barang siap pakai dengan bekerja sama dengan Tiongkok. Kerja sama pun telah dibuat sedemikian rupa agar Indonesia tidak sepenuhnya terikat dengan Tiongkok.

    “Saya mengajukan banding kepada mereka apakah mereka mau melakukan teknologi transfer, membuat research center di Indonesia, dan mendirikan pendidikan politeknik untuk mendidik orang Indonesia. Dan mereka menyanggupinya,” ujar Luhut dalam program Kick Andy Double Check, Minggu 25 Juli 2021.

    Masuknya investasi Tiongkok menciptkan 7 industri terintegrasi di Indonesia Timur. Perekonomian Indonesia Timur terkatrol. Akhirnya perekonomian Indonesia yang dulu berat di Pulau Jawa kini 30 persennya berada di Indonesia Timur.

    “Manfaat lain dari hilirisasi yaitu pengurangan tenaga kerja Tiongkok seiring berjalannya waktu/ Seperti di Morong, 5 tahun berproduksi, sekarang sudah 10 orang Indonesia dan 1 orang Tiongkok. Jadi orang Tiongkok ini memang dari awal bertujuan mendidik orang Indonesia agar dapat berkembang dan mengolah industri ini sendiri,” terang Luhut. (Nabila Safarina)

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id