13.990 KPM di Pekalongan Terima BST Rp600 Ribu dan Beras 10 Kg

    Rosa Anggreati - 26 Juli 2021 23:38 WIB
    13.990 KPM di Pekalongan Terima BST Rp600 Ribu dan Beras 10 Kg
    Bantuan sosial tunai (BST) disalurkan di Pekalongan, Jawa Tengah, kepada 13.990 keluarga penerima manfaat (KPM) (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)



    Pekalongan: Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan Jaring Pengaman Sosial untuk membantu meringankan beban masyarakat karena imbas pandemi covid-19, yaitu berupa bantuan sosial tunai (BST) dan bansos beras.
     
    Penyaluran BST telah dimulai serentak sejak 18 Juli 2021. Kali ini, BST disalurkan di Pekalongan, Jawa Tengah. BST disalurkan ke 13.990 keluarga penerima manfaat (KPM).
     
    Pada 2021, PT Pos Indonesia (Persero) kembali dipercaya menyalurkan BST dan bansos beras. Di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali, penyaluran BST dan bansos beras kepada KPM dilakukan dengan cara antaran langsung atau door to door (dari rumah ke rumah).
     
    "Mekanisme penyaluran menggunakan data yang sama, disalurkan langsung ke rumah (penerima bansos / KPM karena sedang PPKM. Bantuan dari pemerintah langsung tiba di rumah, sehingga KPM tidak perlu repot. Pos Indonesia punya jaringan di seluruh Indonesia sehingga penyaluran lebih mudah," kata Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero), Siti Choiriana.
     
    BST Kemensos disalurkan sebesar Rp600 ribu (Mei dan Juni) dan beras 10 kilogram (kg). Kemensos juga bermitra dengan Perum Bulog dalam penyaluran beras seberat 10 kg per KPM untuk 10 juta KPM PKH, 10 juta KPM BST, dan 8,8 juta KPM Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) / Kartu Sembako non PKH.
     
    "Pos Indonesia punya jaringan di seluruh Indonesia sehingga penyaluran lebih mudah," kata Siti Choiriana, yang akrab disapa Ana.

    13.990 KPM di Pekalongan Terima BST Rp600 Ribu dan Beras 10 Kg
    Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero), Siti Choiriana (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)

     



    Menurut satu-satunya perempuan di jajaran direktur Pos Indonesia ini, kendala yang dialami oleh petugas juru bayar saat mengantarkan BST ke rumah KPM yaitu target penerima tidak ada di tempat sehingga harus mengulang, terkendala cuaca, dan transportasi ke daerah pelosok.
     
    "Biasanya sebelum menyalurkan BST, kami berkoordinasi dengan pemerintah setempat, Dinas Sosial, sehingga mempermudah kami," kata Ana.

    13.990 KPM di Pekalongan Terima BST Rp600 Ribu dan Beras 10 Kg
    (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)

    Para penerima BST senilai Rp600 ribu dan beras 10 kg di Pekalongan mengaku sangat senang. Muchamad Zamburi, misalnya. Pria yang berprofesi pekerja bangunan ini, mengaku telah tiga bulan tidak bekerja.
     
    "Bantuan ini untuk membeli kebutuhan pokok, kalau ada sisa mau untuk modal berjualan bakso. Terima kasih kepada Bapak Jokowi, Mensos Ibu Risma, dan Kantor Pos. Bantuan ini sangat membantu keluarga saya," kata Zamburi.
     
    KPM penerima BST lainnya di Pekalongan, Agus Gunawan, juga mengaku sangat terbantu dengan adanya bansos tunai ini. Penjual kandang burung ini mengalami kesulitan ekonomi di tengah pandemi.

    13.990 KPM di Pekalongan Terima BST Rp600 Ribu dan Beras 10 Kg
     (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)

    "Penjualan kandang burung turun drastis karena pandemi. Sekarang saya nyambi berjualan mainan anak. Dengan adanya bantuan dari pemerintah dapat meringankan beban ekonomi keluarga. Saya sangat berterima kasih," ujar Agus.
     
    BST yang digelontorkan pemerintah kali ini ada tambahan beras sebanyak 10 kg. Kondisi PPKM level 4 yang dilaksanakan saat ini karena semakin melonjaknya sebaran virus corona. Beras sebagai kebutuhan pokok masyarakattentu sangat dibutuhkan dalam situasi PPKM ini.
     
    Secara umum, BST menggerakkan uang di tengah masyarakat, sehingga menghidupkan roda perekonomian. Hal ini mengiringi upaya pemerintah untuk memompa pemulihan ekonomi nasional (PEN).

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id