Dukung Pengembangan Industri, Kemenperin Cetak SDM Teknik Perawatan Mesin

    Husen Miftahudin - 07 Juni 2021 21:08 WIB
    Dukung Pengembangan Industri, Kemenperin Cetak SDM Teknik Perawatan Mesin
    BPSDMI Kemenperin bersama Pemerintah Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat melakukan penandatangan nota kesepahaman terkait kerja sama penyelenggaraan dan pengembangan program pendidikan setara Diploma I Vokasi Industri. Foto: dok. Kemenperin.



    Jakarta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah, Kalimantan Barat, melakukan penandatangan nota kesepahaman terkait kerja sama penyelenggaraan dan pengembangan program pendidikan setara Diploma I Vokasi Industri, yang melibatkan SMK-SMTI Pontianak dan Politeknik ATI Makassar.

    "Penandatanganan nota kesepahaman ini memulai kerja sama antara BPSDMI Kemenperin dengan Pemkab Mempawah untuk pengembangan SDM industri berkualitas melalui pendidikan vokasi," kata Kepala BPSDMI Kemenperin Arus Gunawan dalam siaran persnya, Senin, 7 Juni 2021.

     



    Program Setara D1 tersebut diselenggarakan selama satu tahun, dengan dua program studi, yaitu Teknik Perawatan Mesin Industri dan Teknik Kimia Proses Industri yang masing-masing memiliki 30 mahasiswa. "Proses penerimaan mahasiswa baru akan dilakukan langsung oleh Pemkab Mempawah dan industri terkait," tutur Arus.

    Adapun kegiatan pembelajaran Program Setara D1 ini akan didukung juga oleh dosen Politeknik ATI Makassar serta turut melibatkan praktisi dan tim pengajar dari industri. Lulusannya akan langsung diserap kerja oleh sembilan mitra industri.

    Menurut Arus, upaya tersebut merupakan wujud nyata pelaksanaan program link and match dengan industri yang bersifat tailor made, yakni sesuai dengan kebutuhan industri.

    "Selain untuk mendukung pengembangan industri nasional secara berkelanjutan, tujuan dari kerja sama ini adalah untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja sektor industri, khususnya di wilayah Kabupaten Mempawah dalam rangka percepatan pencapaian visi dan misi Pemkab Mempawah," papar dia.

    Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri Kemenperin Iken Retnowulan menyampaikan bahwa pada 2020, BPSDMI Kemenperin telah memfasilitasi sebanyak 18 kelas Program Setara D1 yang telah melibatkan hingga 607 mahasiswa di 10 provinsi dan 12 kabupaten/kota.

    "Di 2021 ini, BPSDMI berkomitmen untuk meneruskan pembukaan Program Setara D1 di berbagai wilayah Indonesia dan terus mendorong partisipasi BUMN dan perusahaan industri dalam pelaksanaannya," ujarnya.

    Di sisi lain, tingginya pertumbuhan perusahan-perusahaan industri di Mempawah juga berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di daerah tersebut. Menurut Data Kebutuhan Tenaga Kerja Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Mempawah, total kebutuhan tenaga kerja industri hingga tiga tahun ke depan diperkirakan mencapai 457 orang.

    "Pembukaan Program Setara D1 hasil kerja sama BPSDMI dan Pemkab Mempawah ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri dan siap langsung kerja di industri sehingga dapat memenuhi kebutuhan akan tenaga kerja yang semakin meningkat setiap tahunnya," pungkas Iken.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id