Peluang Ekspor Produk RI ke Jepang Terbuka Lebar

    Ilham wibowo - 21 Juni 2020 11:38 WIB
    Peluang Ekspor Produk RI ke Jepang Terbuka Lebar
    Ilustrasi ekspor. Foto : MI/Ramdani.
    Jakarta: Peluang pasar ekspor produk Indonesia ke Jepang kembali terbuka lebar menyusul pulihnya negeri matahari terbit tersebut dari pandemi covid-19. Kondisinya itu pun dinilai penting untuk dimanfaatkan maksimal oleh para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

    “Pemerintah Jepang menetapkan kebijakan untuk membangun rantai pasok yang lebih berkelanjutan,  terutama dengan semakin pulihnya Jepang dari covid-19. Hal tersebut menjadi peluang yang harus  dimanfaatkan Indonesia untuk mengisi kekosongan dan meningkatkan laju ekspor ke pasar Jepang,” ujar Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto melalui keterangan resmi, Minggu, 21 Juni 2020.

    Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kemendag Kasan mengatakan pihaknya telah melakukan kebijakan memitigasi dampak pandemi covid-19. Webinar juga rutin digelar sebagai rangkaian serial kegiatan yang bertujuan memberikan informasi pasar dan pelatihan kepada pelaku ekspor untuk dapat memanfaatkan peluang di pasar Jepang pada masa pemulihan covid-19 ini.

    “Mencermati kinerja dan situasi saat ini, Kemendag telah melakukan kebijakan strategis mitigasi dampak pandemi covid-19 terhadap kinerja ekspor, antara lain melalui memudahkan proses perizinan dan memberikan bantuan fasilitasi kepada para eksportir yang terdampak,” ujar Kasan.

    Kasan menjelaskan pandemi covid-19 telah memberikan tekanan bagi hampir seluruh negara di dunia, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Meski angka kasus covid-19 terus meningkat di berbagai kawasan, namun di beberapa negara Asia, khususnya Jepang, pandemi covid-19 telah menunjukkan pemulihan yang diindikasikan penurunan jumlah kasus aktif dan kasus baru.

    Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Jepang telah mencabut status state of emergency sehingga kegiatan sosial dan ekonomi Jepang pulih kembali secara berangsur dengan istilah new lifestyle. Pada sisi ekonomi, pandemi covid-19 telah memberikan wake up call bagi transformasi perekonomian Jepang yang selama ini bergantung pada Tiongkok sebagai basis manufaktur.

    "Pemerintah Jepang mulai memikirkan rantai pasok global (global supply chain) baru dari negara lain sebagai alternatif yang baru," ujarnya.

    Menurut Kasan, peluang mengisi rantai pasok global tersebut perlu diraih dengan memaksimalkan potensi para perwakilan perdagangan di luar negeri seperti atase perdagangan maupun Indonesian Trade Promotion Center (ITPC). Informasi pasar diharapkan dapat terus disampaikan serta melakukan promosi ekspor dan penjajakan kesepakatan agar dapat menghasilkan transaksi dagang

    “Kami berharap pelaku UKM tetap optimistis dan menjadikan krisis ini sebagai momentum yang baik untuk akselerasi sehingga dapat memanfaatkan peluang ekspor ke pasar Jepang secara optimal,” ungkap  Kasan.

    Atase Perdagangan Tokyo  Arief Wibisono dan Kepala ITPC Osaka Ichwan Joesoef menyatakan akan berkolaborasi menyelenggarakan sesi lokakarya (workshop) virtual sebanyak lima kali secara berkala hingga September 2020 bersama para importir Jepang.

    Lokakarya akan digelar berdasarkan lima produk ekspor utama ke Jepang, yaitu makanan dan minuman; energi terbarukan; agrikultur dan hortikultura; mold, die and automotive parts; serta furnitur dan peralatan rumah.

    Melalui lokakarya tersebut, para importir Jepang akan berbagi pengetahuan dan pengalaman agar para pelaku usaha Indonesia dapat menembus pasar Jepang. Diharapkan, para pelaku usaha, khususnya UMKM, yang dijaring Ditjen PEN Kemendag yang akan menjadi peserta lokakarya tersebut bisa mendapatkan gambaran peluang untuk ekspor ke pasar Jepang pada tahun ini dan pasca pandemi nanti.

    Selanjutnya pada akhir 2020, Atase Perdagangan Tokyo dan ITPC Osaka juga berencana menggelar penjajakan kerja sama dagang antara pelaku usaha Indonesia dan importir Jepang, khususnya untuk kelima  produk utama tersebut.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id