Utamakan Keselamatan Peserta, BPJAMSOSTEK Optimalkan Layanan Online di DKI

    M Studio - 23 Maret 2020 23:13 WIB
    Utamakan Keselamatan Peserta, BPJAMSOSTEK Optimalkan Layanan Online di DKI
    Protokol Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik) merupakan salah satu mekanisme protokol layanan BPJAMSOSTEK untuk menghadapi penyebaran virus korona Covid-19 (Foto:Dok.BPJAMSOSTEK)
    Jakarta: Protokol Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik) yang dirilis pekan lalu oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) merupakan salah satu mekanisme protokol layanan BPJAMSOSTEK untuk menghadapi penyebaran virus korona Covid-19.

    Mekanisme protokol Lapak Asik berupa layanan klaim online via website dan aplikasi BPJSTKU ditambah layanan dropbox di kantor cabang. Namun, kondisi terakhir di DKI Jakarta menyebabkan protokol Lapak Asik tersebut mengalami penyesuaian.

    Dalam Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2020 yang dikeluarkan pada 20 Maret 2020, muncul imbauan agar menghentikan seluruh kegiatan perkantoran sementara waktu dan menutup fasilitas operasional, sekaligus mendorong sebanyak mungkin pekerja untuk melakukan pekerjaan dari rumah (work from home/WFH). Tercatat sebanyak 1.512 perusahaan dengan jumlah pekerja lebih dari 517 ribu orang pada hari Senin, 23 Maret 2020, mengikuti instruksi Gubernur DKI Jakarta. 

    Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Irvansyah Utoh Banja menjelaskan berdasarkan seruan tersebut BPJAMSOSTEK memutuskan menyesuaikan Protokol Lapak Asik di DKI Jakarta agar sepenuhnya menggunakan mekanisme online, yaitu melalui situs antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id, aplikasi BPJSTKU dan melalui sarana komunikasi WhatsApp.

    Penggunaan dropbox di kantor cabang DKI Jakarta untuk sementara dihentikan, agar interaksi antara peserta dan petugas BPJAMSOSTEK dapat diminimalisir. Hal ini diberlakukan untuk 17 Kantor Cabang dan 6 Kantor Cabang Perintis di Wilayah DKI Jakarta, mulai 24 Maret 2020 hingga 5 April 2020.

    “Langkah ini dilakukan semata-mata demi keselamatan dan kesehatan peserta dan karyawan BPJAMSOSTEK. Kami tetap bekerja seperti biasa untuk melayani peserta, yang berbeda hanya sepenuhnya tanpa kontak fisik langsung," kata Utoh dalam siaran pers di Jakarta, Senin, 23 Maret 2020.

    “Protokol Lapak Asik ini telah dibuktikan mampu memenuhi kebutuhan peserta untuk klaim dari proses awal klaim sampai dengan pembayaran dana JHT diterima oleh peserta, tanpa ada interaksi fisik antara peserta dan petugas BPJAMSOSTEK," kata Utoh menambahkan.

    Bagi kantor cabang di luar wilayah DKI Jakarta, mekanisme Protokol Lapak Asik dilakukan melalui penyerahan dokumen via dropbox di kantor cabang, tentunya dengan tetap menggunakan prosedur online untuk registrasi awal.

    Terkait kondisi saat ini, jam operasional pelayanan di seluruh kantor cabang BPJAMSOSTEK di luar wilayah DKI Jakarta juga disesuaikan, yaitu mulai pukul 09.00 hingga 15.00 waktu setempat. Untuk informasi detail mengenai pelayanan BPJAMSOSTEK, peserta dapat menghubungi Layanan Masyarakat 175 atau melalui kanal media sosial resmi BPJAMSOSTEK.

    BPJAMSOSTEK tetap berkomitmen untuk selalu mengedepankan layanan optimal kepada peserta, meski dalam kondisi yang sangat menantang seperti saat ini.

    “Atas nama BPJAMSOSTEK kami mohon maaf untuk ketidaknyamanan yang terjadi, dan kami berharap para peserta bisa memaklumi dan turut mendukung upaya pemerintah dalam menghentikan penularan wabah Covid-19. Semoga apa yang kita lakukan untuk tetap tinggal di rumah selama beberapa waktu ke depan dapat berkontribusi positif dalam penanggulangan Covid-19," ujar Utoh.


    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id