Perusahaan Perlu Terapkan Transformasi Digital dalam Bisnis

    Angga Bratadharma - 01 April 2021 08:44 WIB
    Perusahaan Perlu Terapkan Transformasi Digital dalam Bisnis
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id



    Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganjurkan agar perusahaan-perusahaan di Indonesia menerapkan transformasi digital di era industri 4.0 pada bisnis inti dan pelayanan masing-masing. Hal itu penting guna meningkatkan daya saing dan tetap bertahan di tengah sengitnya persaingan sekarang ini.

    Ketua Penyelenggara Digital Technology & Innovation Award 2021 Irnanda Laksanawan menjelaskan saat ini waktunya membuktikan implementasi dari transformasi digital sebagai penyelamat ekonomi, bisnis, dan pelayanan masyarakat. Transformasi digital pun perlu dilakukan di tengah pandemi covid-19 seperti sekarang ini.






    "Karena salah satu hikmah dari pandemi covid-19 adalah menunjukkan betapa pentingnya produk digital bagi kehidupan manusia," kata Irnanda, dilansir dari keterangan tertulisnya, Kamis, 1 April 2021.

    Ia menambahkan di era Industri 4.0 ini teknologi digital bukan lagi sebuah pendukung bagi kehidupan, tapi kini sudah menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Dirinya mengatakan mau komunikasi, makan, belanja ini itu, bayar tagihan, transfer, belajar, dan kebutuhan lainnya kini sudah tak repot-repot lagi.

    "Cukup klik di perangkat digital kita yang tersedia di Android atau IOS kita masing-masing," terangnya.

    Hal itu yang membuat pihaknya turut mendorong terjadinya transformasi digital di perusahaan-perusahaan di Indonesia melalui apresiasi berupa penghargaan. Ajang tersebut diharapkan mendorong perusahaan lebih unggul dan cepat menyesuaikan diri terhadap tantangan yang tidak pernah ada sebelumnya karena adanya pandemi covid-19 yang sangat mematikan.

    Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong akses internet cepat di daerah 3 T (terdepan, terluar, tertinggal) untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital. Airlangga menjelaskan sebagai negara kepulauan, Indonesia memang memiliki tantangan pada konektivitas, sehingga harus ditangani secara khusus.
     
    "Kita punya daerah yang terdepan dan juga tertinggal, sehingga yang terdepan dan tertinggal ini harus ditangani secara khusus agar mereka secara digital tidak ketinggalan. Karena mereka bisa sangat mengikuti negara sebelah, negara tetangga. Nah, pemerintah kita mendorong daerah yang biasa disebut 3T untuk akses internetnya dipercepat," ujar Airlangga.
     
    Selain itu, Airlangga mengatakan pemerintah juga akan meningkatkan pendidikan literasi digital. Airlangga menilai literasi digital masyarakat di daerah 3T masih relatif lebih kecil. "Sehingga ini kita harus melakukan tambahan edukasi agar literasinya lebih tinggi," pungkasnya.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id