Berhasil Tekan Kerugian, Timah Targetkan Laba Tahun Ini

    Annisa ayu artanti - 06 April 2021 15:52 WIB
    Berhasil Tekan Kerugian, Timah Targetkan Laba Tahun Ini
    Ilustrasi PT Timah Tbk (TINS) - - Foto: Antara/ Maha Eksa Swasta



    Jakarta: PT Timah Tbk (TINS) optimistis dapat mengantongi laba pada tahun ini setelah mengalami kerugian sebesar Rp340 miliar pada tahun lalu.

    "Laba tentunya kita optimistis dengan beberapa perbaikan yang dilakukan sebelumnya. Kita targetkan memperoleh laba tahun ini," kata Direktur Niaga Timah Purwoko dalam konferensi pers virtual, Selasa, 6 April 2021.






    Purwoko menjelaskan di tahun ini prospek bisnis bijih timah dan logam akan semakin membaik. Khususnya, dengan perbaikan ekonomi global dan pelaksanaan program vaksinasi dunia termasuk Indonesia.

    Berdasarkan data yang diperolehnya adanya vaksinasi dan perbaikan ekonomi telah menaikan permintaan dan menaikan harga timah serta logam.

    "Kedepan diharapkan perbaikan ekonomi global terkait ditemukan vaksin dan pulihnya beberapa negara dunia dari pandemi tentu ekonomi dunia akan ikut bergerak tumbuh positif sejalan dengan permintaan logam timah," jelas Purwoko

    Sementara itu, Direktur Keuangan Timah Wibisono juga menyampaikan, dari sisi keuangan Timah akan mengurangi outstanding pinjaman untuk mengurangi tekanan biaya bunga.

    "Tahun 2020 sebagaimana kita ketahui perseroan telah menurunkan jumlah outstanding pinjaman. 2021 perseroan akan tetap berkomitmen menurunkannya guna mengurangi tekanan biaya bunga pinjaman," jelas Wibisono


    Di sisi lain terkait dengan pengajuan shareholder loan (SHL) kepada MIND ID senilai USD100 juta, Wibisono mengatakan masih dalam proses. Rencananya dana tersebut akan digunakan untuk refinancing pinjaman modal dari perbankan.

    "SHL yang diberitakan di media massa, saat ini SHL dalam proses," jelas Wibisono.

    Rugi perusahaan pelat merah itu menurun dari capaian pada 2019. TINS mencetak rugi bersih sebesar Rp340 miliar di 2020 atau membaik dari capaian 2019 sebesar Rp611 miliar.
     
    Rugi TINS turun di tengah penurunan pendapatan. Pendapatan TINS sebesar Rp15,2 triliun atau terkoreksi dari capaian pada 2019 sebesar Rp19,3 triliun. Laba bruto juga turun dengan mencapai Rp1,11 triliun dari capaian sebesar Rp1,14 triliun pada 2019.
     
    Adapun penyebab rugi bersih berkurang berasal dari penurunan beban umum, beban keuangan dan beban penjualan. Beban umum mencapai Rp832 miliar, beban penjualan mencapai Rp69 miliar, dan beban keuangan sebesar Rp607 miliar. Padahal pada tahun sebelumnya beban umum mencapai Rp1 triliun, beban penjualan mencapai Rp155 miliar dan beban keuangan mencapai Rp781 miliar. 


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id