Serikat Buruh Diimbau Perkuat Dialog Ketenagakerjaan

    M Studio - 07 April 2021 13:20 WIB
    Serikat Buruh Diimbau Perkuat Dialog Ketenagakerjaan
    Menaker Ida Fauziyah (Foto:Dok.Kemenaker)



    Semarang: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengajak serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB) untuk memperkuat dialog ketenagakerjaan. 

    Menurut Menaker Ida, dialog sosial antara pemerintah, SP/SB, dan pengusaha sangat penting sebagai upaya merespons dinamika ketenagakerjaan yang terus berubah cepat.






    "Saya berharap Munas FKSPN (Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional) ini menghasilkan pikiran-pikiran kritis untuk membangun dunia ketenagakerjaan Indonesia ke depan," kata Menaker Ida Fauziyah, saat membuka Munas II FKSPN di Semarang, Jawa Tengah, Senin, 5 April 2021.

    Sebagai informasi, FKSPN merupakan salah satu anggota organisasi dari Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN).

    Sebagai wadah organisasi pekerja, FKSPN diharapkan dapat melanjutkan langkah dan meningkatkan peran sebagai organisasi penyalur aspirasi yang tepat. Caranya dengan membangun komunikasi dan dialog berkelanjutan, mendorong tumbuhnya SDM unggul, dan menjadi mitra pengusaha terpercaya.

    Serikat Buruh Diimbau Perkuat Dialog Ketenagakerjaan

    “Semua ini adalah untuk mewujudkan kelangsungan berusaha dan ketenangan bekerja (Industrial Peace) sebagai kunci utama produktivitas,” ucap Menaker.

    Ia pun meminta FKSPN agar terus menjadi mitra pemerintah dalam rangka memberi solusi yang konstruktif dan visioner, khususnya di sektor ketenagakerjaan. Ia menyatakan siap menerima kritik dan saran dari FKSPN.

    Serikat Buruh Diimbau Perkuat Dialog Ketenagakerjaan

    “Mau sekeras apapun kritik, saran, dan masukan kepada kami, tak mengurangi semangat saya untuk mensinergikan program pemerintah dengan SP/SB,” ucapnya.

    Ketua Umum DPN FKSPN, Ristadi menyatakan bahwa pihaknya akan objektif dalam merespons kebijakan pemerintah. Menurutnya, jika pemerintah keliru dalam mengambil kebijakan, FKSPN akan mengkritik, tetapi tetap dengan cara yang baik.

    "Tapi (jika) kemudian pem­erintah ada hal yang memang bagus kebijakannya, tentu kami akan memberikan apresiasi," kata Ristadi.

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id