Budi Daya Ikan Hias Jadi Favorit di Masa Pandemi

    Antara - 10 Januari 2021 14:39 WIB
    Budi Daya Ikan Hias Jadi Favorit di Masa Pandemi
    Ikan Hias. Foto : MI.
    Jakarta: Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Slamet Soebjakto menyatakan budi daya ikan hias bisa menjadi andalan ekonomi sektor kelautan dan perikanan. Budi daya ini berpotensi meningkatkan pendapatan warga masa pandemi.

    "Komoditas ikan hias menjadi salah satu andalan Indonesia dalam menopang perekonomian masyarakat," kata Slamet Soebjakto, dikutip dari Antara, Minggu, 10 Januari 2021.

    Menurut dia, KKP terus mendorong sektor usaha produktif seperti budi daya ikan hias karena telah terbukti dapat meningkatkan kesejahteraan pembudidaya di berbagai daerah.

    Ia berpendapat pandemi telah menekan berbagai sektor usaha, namun juga membuka berbagai peluang usaha baru bagi sebagian orang seperti halnya budi daya ikan hias tersebut.

    "Bisnis budi daya ikan hias termasuk salah satu peluang usaha baru yang banyak dilirik oleh masyarakat karena menjanjikan keuntungan yang besar apabila ditekuni," jelas Slamet.

    Slamet menilai kemajuan internet dan teknologi digital seperti akses belanja daring turut mempermudah pemasaran produk perikanan seperti ikan hias.

    Ia memaparkan budidaya ikan hias layak untuk dijadikan komoditas unggulan dalam budi daya karena memiliki berbagai keunggulan seperti sistem budidaya yang tidak memerlukan lahan yang luas, nilai jual yang lebih tingi dibandingkan dengan ikan konsumsi serta perputaran uang yang lebih cepat dalam usaha sehingga pelaku usaha dapat lebih cepat dalam pengembalian modal.

    "Guna mendukung peningkatan industri ikan hias nasional, selain terus melakukan program diseminasi melalui webinar dan pelatihan, kami juga melakukan koordinasi dengan asosiasi serta pelaku usaha ikan hias untuk dapat mensinkronkan program dengan pemerintah," ucap Slamet.

    Pada 2020 KKP menyalurkan bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan hias sebanyak 50 paket bantuan kepada masyarakat berupa benih, pakan, wadah budidaya, obat-obatan, sarana budidaya seperti instalasi air dan listrik, serta peralatan pendukung lainnya. Untuk 2021 KKP akan kembali menyalurkan paket bantuan budidaya ikan hias sebanyak 150 paket.

    KKP mencatat dalam beberapa tahun terakhir produksi ikan hias nasional terus mengalami peningkatan dari 1,19 miliar ekor pada 2017 menjadi 1,22 miliar ekor di 2018 hingga tumbuh menjadi 1,28 miliar ekor dengan nilai mencapai Rp19,81 miliar pada 2019.

    Selain itu, sejak 2012-2019 ekspor ikan hias mengalami peningkatan signifikan dari USD21 juta menjadi 33 juta dolar. Negara-negara tujuan ekspor ikan hias Indonesia di antaranya menuju ke Tionfkok, Amerika, Jepang, Inggris, Singapura, Korea, dan Australia.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id