Menaker: Pentingnya Sinergi BLK dan Dunia Usaha

    Annisa ayu artanti - 18 Februari 2021 21:54 WIB
    Menaker: Pentingnya Sinergi BLK dan Dunia Usaha
    Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. Foto : Medcom.
    Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengingatkan kembali pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi antara Balai Latihan kerja (BLK) dengan stakeholders, khususnya dari dunia usaha dan industri sebagai pengguna tenaga kerja.

    "Saya kembali mengingatkan bahwa membangun kolaborasi antara BLK dan dunia usaha itu sangatlah penting," kata Ida pada acara pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap I di BBPLK Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 18 Februari 2021.

    Ida menjelaskan dengan dilakukannya sinergi maka dapat dipastikan nantinya peserta lulusan pelatihan yang telah sesuai dengan kebutuhan industri dan lebih mudah terserap. Pada akhirnya, program pelatihan vokasi akan mengurangi biaya pelatihan dan investasi SDM bagi industri, sehingga tercipta simbiosis mutualisme antara BLK dan industri.

    Adapun bentuk sinergi dan kolaborasi yang dapat dilakukan diantaranya mengenai informasi pasar kerja; pengembangan kurikulum dan pengajaran, dan pengembangan standar kompetensi kerja dan kualifikasi nasional.

    Lalu, sertifikasi kompetensi; On the Job Training (OJT); peningkatan keterampilan wirausaha; pengembangan training center di industri; dan bahkan menjadi co-manage lembaga pelatihan.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan, dalam upaya memperkuat pelatihan vokasi sebagai program unggulan peningkatan kualitas SDM Indonesia, Kementerian Ketenagakerjaan juga menjadikan program transformasi BLK sebagai salah satu lompatan besar yang dilaksanakan pada saat ini.

    Adapun, arah kebijakan program tersebut adalah mengubah secara total BLK sebagai Balai Pelatihan Vokasi yang menjadi pusat pengembangan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja yang berdaya saing di tingkat nasional dan internasional.

    Ia mengatakan, salah satu agenda dari program BLK adalah redesain pelatihan untuk merespon tantangan ketenagakerjaan lokal, nasional, dan Internasional. Ke depan, akan terus dilakukan penguatan SDM instruktur, peningkatan kualitas dan kurikulum pelatihan, pengembangan kurikulum dan SKKNI berbasis kebutuhan industri, serta peningkatan pengakuan atas kompetensi lulusan.

    "Agenda lainnya dari transformasi BLK yaitu meningkatkan kemitraan dan kolaborasi dengan stakeholders dalam rangka memperkuat kinerja BLK," pungkasnya.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id