Keuangan Surveyor Terganggu Imbas Piutang Pertamina dan PLN

    Annisa ayu artanti - 29 September 2020 14:23 WIB
    Keuangan Surveyor Terganggu Imbas Piutang Pertamina dan PLN
    Ilustrasi Surveyor Indonesia - - Foto: Istimewa
    Jakarta: Pendapatan dan arus kas PT Surveyor Indonesia (Persero) terganggu karena PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero) dan PT KAI (Persero) belum membayar piutangnya.
     
    Direktur Utama Surveyor Indonesia Dian M Noer menjelaskan ketiga BUMN tersebut belum membayar utangnya lantaran beberapa proyek mengalami penundaan dan pembatalan.
     
    "Sehingga memengaruhi angka-angka keuangan kami," kata Dian dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Selasa, 29 September 2020.

    Ia menyebutkan pendapatan perusahaan tahun ini direvisi ke bawah menjadi Rp1,3 triliun. Per Agustus tercatat pendapatan mencapai Rp860 miliar.

    Sementara untuk laba bersih, secara year to date per Agustus sebesar Rp58 miliar, atau lebih kecil dibandingkan posisi yang sama tahun lalu yang mencapai Rp92 miliar. Kemudian arus kas Surveyor Indonesia tercatat minus sembilan persen. Kondisi tersebut akan memengaruhi kinerja perusahaan ke depan.

    "Tapi yang disoroti arus kas yang berasal dari operasi yang minus, yakni minus sembilan persen. Ini terutama disampaikan ini kontribusi terhadap minus ini, juga karena bukan menyalahkan siapa siapa tapi melihat fakta yang ada karena masalah piutang yang tertunda pembayarannya dari klien kami karena klien kami menghadapi kondisi yang sulit," jelasnya.

    Adapun piutang Pertamina mencapai Rp40 miliar, PLN sebesar Rp10 miliar, dan KAI sebesar Rp8 miliar. "Piutang yang ada sekarang dari Pertamina dan PLN yang belum terbayarkan ini memengaruhi arus kas operasinya," pungkasnya.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id