KKP: Inovasi Teknologi Dorong Pengembangan Produk Perikanan Nasional

    Antara - 12 Mei 2021 08:20 WIB
    KKP: Inovasi Teknologi Dorong Pengembangan Produk Perikanan Nasional
    Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan. FOTO: Setkab



    Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan pentingnya mendorong berbagai bentuk inovasi teknologi yang penting untuk pengembangan produk sektor kelautan dan perikanan. Hal itu agar dapat meningkatkan kualitas produk serta daya saing ekspor nasional.

    "Dengan inovasi teknologi ini otomatis akan menarik minat lebih banyak pelaku usaha untuk bergelut dalam bidang usaha pengembangan perikanan budidaya," kata Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto, dilansir dari Antara, Rabu, 12 Mei 2021.

     



    Ia mengemukakan, inovasi teknologi merupakan suatu keharusan di zaman yang serba canggih saat ini dengan tujuan untuk meningkatkan produksi perikanan budi daya yang berkelanjutan dan berdaya saing.

    Slamet mengapresiasi salah satu inovasi teknologi yang dihasilkan Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan (LP2IL) Serang, yaitu inovasi test kit kualitas air guna menjaga produktivitas.

    "Ini merupakan capaian yang sangat luar biasa. Saya sangat mengapresiasi dengan inovasi teknologi yang dihasilkan LP2IL Serang yakni test kit Utilitas (Uji Cepat di Lapangan Parameter Nitrit dan Fosfat)," kata Slamet.

    Menurut dia, melalui inovasi teknologi tersebut akan memudahkan pembudi daya dalam melakukan pemantauan kondisi perairan lingkungan budi daya secara rutin dan berkala sehingga diperoleh data yang komprehensif tentang kondisi perairan sehingga mendorong perikanan budi daya untuk meningkatkan produktivitasnya.

    Parameter fosfat, lanjutnya, merupakan satu faktor penting pada lingkungan budi daya perikanan karena fosfat merupakan faktor pembatas yang memengaruhi kehidupan organisme akuatik terutama dalam kaitannya dengan tingkat kesuburan perairan dan produktivitas perairan.

    Sedangkan nitrit salah satu senyawa hasil oksidasi nitrogen oleh bakteri yang bersifat toksik bagi hewan akuatik walaupun dalam jumlah yang sedikit. Sebelumnya, KKP terus-menerus mengingatkan pelaku usaha agar dapat meningkatkan mutu produk ekspor sektor kelautan dan perikanan agar tidak terjadi penolakan produk perikanan Indonesia di pasar global.

    "Jaminan mutu ini penting sebagai upaya meningkatkan kepercayaan pasar dunia terhadap produk perikanan Indonesia," kata Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) KKP Sjarief Widjaja.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id