Desember, Jembatan Gantung Mekar Baru di Serang Ditargetkan Beroperasi

    Insi Nantika Jelita - 24 November 2020 09:08 WIB
    Desember, Jembatan Gantung Mekar Baru di Serang Ditargetkan Beroperasi
    Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. FOTO: Setkab
    Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Jembatan Gantung Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten. Ditargetkan pada akhir tahun masyarakat setempat bisa menggunakan jembatan tersebut.

    "Hadirnya jembatan ini akan mempermudah dan mempersingkat waktu perjalanan masyarakat pedesaan menuju sekolah, pasar, tempat kerja, menyelesaikan urusan administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan, dan akses silaturahmi antarwarga," kata Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono, dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 24 November 2020.

    Basuki Hadimuljono mengatakan, jembatan gantung merupakan salah satu wujud kebijakan Presiden Joko Widodo untuk membangun infrastruktur daerah pedesaan terutama yang sulit dijangkau sehingga lebih terbuka.

    Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Banten Ditjen Bina Marga Wida Nurfaida mengatakan Jembatan Gantung Mekar Baru dibangun sejak tanggal kontrak 11 September dengan masa pelaksanaan 112 hari kalender.

    "Saat ini progres konstruksi sudah mencapai 72 persen, sesuai kontrak selesai 30 Desember 2020 tetapi kami targetkan selesai lebih cepat pada 21 Desember 2020 agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat," ujar Wida.

    Jembatan Gantung Mekar Baru dibangun sepanjang 42 meter dengan lebar 1,5 meter untuk menghubungkan Desa Mekar Baru dan Desa Cikokok, Kecamatan Petir. Anggaran pembangunan Rp2,6 miliar yang dikerjakan kontraktor PT Rizky Cipta Guna Perkasa dengan melibatkan pekerja lokal dari sejumlah kampung diantaranya warga Kampung Cidokok, RT 06 RW 02.

    "Selain jembatan kami juga akan membantu perbaikan jalan akses dan drainase menuju jembatan masing-masing sepanjang 300 meter," tutur Wida.

    Kepala Desa Mekar Baru Mudzakir mengungkapkan kondisi jembatan sebelumnya sangat memprihatinkan karena hanya berupa cor tanpa besi pengamanan.

    "Setiap hujan pasti jembatan sebelumnya tergenang air, karena berada di bawah jurang. Sudah banyak masyarakat yang nekat melintas jatuh. Jembatan baru ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat dibangun Kementerian PUPR untuk mempermudah mobilitas warga," kata Mudzakir.

    Di Provinsi Banten sekitar 30 jembatan gantung telah dibangun Kementerian PUPR. Pembangunan jembatan gantung merupakan usulan dari pemerintah daerah setempat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), TNI, dan DPRD yang diajukan kepada Kementerian PUPR dengan mempertimbangkan kondisi wilayah, sosial, ekonomi, potensi wilayah, dan kesesuaian lokasi.

    Pada 2015-2019, Kementerian PUPR telah membangun 300 jembatan gantung di seluruh Indonesia dengan anggaran Rp1,4 triliun. Hingga saat ini sudah ada 44 lokasi jembatan gantung yang sudah mendapat persetujuan untuk dibangun oleh Menteri PUPR. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya direncanakan dibangun di Papua.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id