Industri Kecil dan Menengah Didorong Manfaatkan Cloud Computing

    Ilham wibowo - 28 Oktober 2020 17:46 WIB
    Industri Kecil dan Menengah Didorong Manfaatkan <i>Cloud Computing</i>
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id
    Jakarta: Pemanfaatan teknologi digital seperti cloud computing dan internet of things (IoT) saat ini berperan penting untuk meningkatkan daya tahan industri kecil dan menengah (IKM). Terlebih pandemi covid-19 telah mengubah gaya hidup termasuk bisnis proses.

    Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan bahwa perkembangan teknologi digital mendorong terciptanya banyak terobosan baru untuk menekan dampak pandemi. Implementasinya bakal terus didorong sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0.

    "Manfaat penggunaan cloud computing mulai dari keamanan digital yang digunakan, jaringan, pusat data, dan server yang mumpuni. Selain itu, pemanfaatan dari sistem IoT akan menghubungkan teknologi, informasi dan komunikasi secara mudah,” kata Gati melalui keterangan tertulis, Rabu, 28 Oktober 2020.

    Gati telab meminta para provider teknologi cloud computing maupun IoT agar menopang transformasi digital industri di Tanah Air. Ekosistem yang dapat menjembatani kebutuhan industri dan masyarakat perlu segera dibentuk.

    "Sentuhan teknologi ini akan membawa dampak yang besar bagi bisnis sektor IKM, khususnya saat masa pandemi," tuturnya.

    Managing Director Datacomm Cloud Business Sutedjo Tjahjadi mengatakan bahwa teknologi cloud computing bisa membuat semua pekerjaan menjadi serba praktis. Fasilitas infrastruktur bisa ditekan dan mengurangi biaya pengeluaran perusahaan.

    “Era yang makin digital, komputer semakin menyentuh semua kehidupan kita terutama saat pandemi ini, dan sistem online menjadi suatu yang critical untuk dilakukan secara berkesinambungan dalam kehidupan ke depan," ucapnya.

    Ketua Asosiasi Augmented Reality dan Virtual Reality (AR/VR) Indonesia (INVRA) menambahkan bahwa pandemi covid-19 jadi momentum bagi industri AR/VR Indonesia untuk bangkit seiring masuknya teknologi imersif sebagai lapangan usaha baru. Pada masa mendatang penggunaan sarana virtual dan fisik akan menjadi perpaduan yang mendominasi aktivitas di negara maju.

    "Industri AR/VR Indonesia pun sudah merambah ke luar negeri, di antaranya telah mengerjakan proyek AR/VR di Jepang dan Myanmar," pungkasnya.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id