comscore

Airlangga Ajak AMTD Group Investasi di Sektor Keuangan dan Riil

Eko Nordiansyah - 24 Mei 2022 11:31 WIB
Airlangga Ajak AMTD Group Investasi di Sektor Keuangan dan Riil
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto : Medcom.
Jakarta: Keberadaan pandemi covid-19 telah memicu masyarakat untuk beradaptasi dalam melaksanakan aktivitas, termasuk pemanfaatan sejumlah layanan digital. Pada 2021, Indonesia memiliki nilai ekonomi digital tertinggi di ASEAN yakni 40 persen dari pangsa pasar dengan nilai mencapai USD70 miliar. Nilai tersebut diperkirakan akan terus tumbuh hingga USD146 miliar pada 2025.

Khusus di sektor Financial Technology (fintech), aset fintech pada November 2021 telah mencapai Rp4,1 triliun dengan total 104 pihak yang terdaftar. Kondisi ini tidak terlepas dari tanggung jawab Pemerintah untuk mencapai target inklusi keuangan nasional sebesar 90 persen orang dewasa Indonesia memiliki akses ke layanan keuangan formal pada 2024.
Melihat potensi digitalisasi ekonomi yang begitu besar, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk memanfaatkan peluang besar yang bisa mendorong perekonomian nasional semakin kuat.

Di sela-sela kunjungan kerja di Davos, Swiss, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri pertemuan bilateral dengan Chairman of the Board of Directors AMTD Group Calvin Choi.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya mendiskusikan beberapa hal terkait dengan perkembangan inklusi keuangan dan peluang investasi pada sektor keuangan. Airlangga mengajak AMTD Group sebagai salah satu institusi keuangan yang berpusat di Hong Kong, untuk berinvestasi dan berkolaborasi dengan pemerintah Indonesia dalam mendukung pemulihan ekonomi.

"Choi merespons baik tawaran Pemerintah Indonesia dan melihat momentum pertemuan ini sebagai kesempatan bagi AMTD Group untuk melakukan studi lebih lanjut dalam rangka investasi di Indonesia, terutama dalam sektor keuangan dan sektor riil," kata dia dalam keterangan resminya, Selasa, 24 Mei 2022.

Pada kesempatan tersebut, Airlangga juga menyampaikan, Indonesia sudah mempunyai dua decacorn dan tiga Apple Academy di Jakarta, Surabaya, dan Batam. Diharapkan pada lima tahun ke depan, akan tercipta enam juta digital talents. Pemerintah juga sudah meluncurkan super tax deduction untuk sektor pendidikan serta kegiatan penelitian dan pengembangan.

Lebih lanjut, ia menyebut, sektor keuangan merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam proses perbaikan ekonomi Indonesia di masa pandemi. Melalui kebijakan Program Ekonomi Nasional, pemerintah telah memberikan dukungan kepada para pelaku usaha yang terdampak pandemi covid-19 dengan penjaminan kredit dan pemberian dana insentif.

Selain itu, pemerintah juga membuka program kartu prakerja yang merupakan penguatan pelatihan yang bersifat crash program yang diciptakan untuk menjaga keberlanjutan pendapatan di masa pemulihan sosial ekonomi serta peningkatan link and match dengan industri.

Program Kartu Prakerja digunakan untuk skilling, upskilling, dan reskilling. Program kartu prakerja ini masih terus dilanjutkan pada 2022, dimana skema pelaksanaan yang bersifat semi bantuan sosial tetap dilakukan. Sampai dengan 2022, kartu prakerja sudah digunakan oleh lebih dari 87 juta masyarakat Indonesia.

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id