comscore

Rachmat Gobel: Pelabuhan Patimban Bakal Tarik Minat Investor Asing

Ade Hapsari Lestarini - 18 Desember 2021 18:33 WIB
Rachmat Gobel: Pelabuhan Patimban Bakal Tarik Minat Investor Asing
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel saat berkunjung ke Pelabuhan Patimban. Foto: ist.
Subang: Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel optimistis Pelabuhan Patimban akan menaikkan ekspor Indonesia dan makin menarik investor asing untuk datang ke Indonesia.

"Ini makin membawa optimisme Indonesia dalam menghelat ekspor dan kemajuan ekonomi nasional," katanya, dikutip dalam keterangan resminya, Sabtu, 18 Desember 2021.
Hal itu ia sampaikan saat ikut memberikan pidato dalam upacara serah terima terminal kendaraan di Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, Jumat, 17 Desember 2021. Pelabuhan ekspor-impor yang cukup besar ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pintu ekspor-impor setelah Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Acara serah terima itu dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Komisaris Utama Pelabuhan Patimban Chairul Tanjung, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, dan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi.

Baca juga: Resmi Beroperasi, Pelabuhan Patimban Langsung Ekspor Perdana

Ekspor perdana kendaraan

Selain acara serah terima, pada kesempatan itu juga dilakukan ekspor perdana kendaraan Toyota dan Daihatsu yang dibuat di Indonesia ke sejumlah negara. Ekspor kendaraan itu menggunakan kapal Fujitrans World. Pelabuhan ini dibangun oleh konsorsium Jepang dan konsorsium Indonesia.

Menhub Budi Karya juga menyampaikan Pelabuhan Patimban akan menaikkan indeks logistik Indonesia dan menjadi pusat kegiatan baru. Ia berharap, selain menjadi pusat ekspor-impor otomotif dan elektronika, pelabuhan ini juga bisa menjadi pusat ekspor produk UMKM, produk berbasis pertanian, dan produk industri kreatif.

"Juga menjadi segitiga Patimban-Kertajati-Cirebon sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi," tambahnya.

Kendala ekspor Indonesia

Gobel menyampaikan, salah satu kendala kegiatan ekspor Indonesia adalah lamanya proses di pelabuhan karena terlalu padat. Dengan beroperasinya Pelabuhan Patimban, katanya, maka kegiatan logistik menjadi lebih cepat dan lebih mudah.

"Dengan demikian, investor yang berbasis ekspor, seperti Jepang, akan makin tertarik untuk berinvestasi di Indonesia," ujarnya.

Menurut Gobel, Indonesia memiliki potensi kuat menghadirkan investasi berbasis ekspor. Indonesia bisa menjadi pusat industri di Asia Tenggara untuk tujuan Asia Tenggara, Amerika Selatan, Amerika Utara, dan Afrika.

Potensi ini, katanya, karena Indonesia diuntungkan dengan jumlah penduduk yang besar dan kekayaan alam yang berlimpah untuk ketersediaan bahan baku industri. Namun potensi itu baru bisa diwujudkan, katanya, jika Indonesia bisa membangun rantai industri yang benar dan kuat serta iklim usaha yang mendukung. "Kehadiran Pelabuhan Patimban ini salah satu wujudnya," ujarnya.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id