comscore

Pasokan Gula Rafinasi Terancam Tersendat Akibat Izin Raw Sugar Belum Turun

Media Indonesia.com - 27 Desember 2021 10:03 WIB
Pasokan Gula Rafinasi Terancam Tersendat Akibat Izin <i>Raw Sugar</i> Belum Turun
Ilustrasi. FOTO: MI/ANGGA YUNIAR
Jakarta: Industri makanan dan minuman (mamin) harus bersiap menghadapi gangguan pasokan gula rafinasi mengingat hingga saat ini izin impor bahan baku gula rafinasi masih belum keluar. Sejauh ini kebutuhan akan gula rafinasi belum bisa dipenuhi dari produksi gula dalam negeri.

Adapun Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmi) memprediksi kebutuhan gula rafinasi tahun depan meningkat lima persen seiring dengan pulihnya perekonomian. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mengeluarkan rekomendasi impor berdasarkan rapat koordinasi terbatas (rakortas) pada 26 Oktober.
Namun demikian, Direktur Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan Kemenperin Supriadi mengatkaan, rekomendasi itu kemudian mengalami penyesuaian karena penerapan Permendag Nomor 20 Tahun 2021 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor.

"Pak Dirjen saja sudah dua kali (keluarkan) rekomendasinya," ujarnya, dilansir dari Mediaindonesia.com, Senin, 27 Desember 2021.

Pihaknya pun telah melakukan penyesuaian dengan menginput data ke Sistem SNANK di Indonesia National Single Window (INSW). Namun hingga kini posisinya belum dapat diketahui. Guna mengantisipasi tersendatnya pasokan, Kementerian Perindustrian telah mengirim surat ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk mempercepat proses tersebut.


"Sekarang dengan INSW kita tidak bisa melihat. Sebab seperti itu sistemnya," jelasnya.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Ketua Umum GAPMMI Adhi S Lukman mengatakan pihaknya mendengar bahwa proses perizinan masih berlangsung. "Kementerian sedang proses izin," pungkasnya.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id