Bos BCA: Pasar Global Tertarik Produk UMKM lokal

    Antara - 02 Juni 2021 17:47 WIB
    Bos BCA: Pasar Global Tertarik Produk UMKM lokal
    UMKM Lokal. Foto : Mi.



    Jakarta: Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyebutkan pasar global tertarik terhadap produk UMKM lokal yang memiliki potensi untuk merambah pasar ekspor. Jahja mengungkapkan puluhan calon pembeli dari luar negeri tertarik pada produk-produk UMKM lokal yang ditawarkan dalam acara UMKM Fest yang diadakan BCA beberapa bulan lalu.

    "Kita coba on boarding produk UMKM layak ekspor. Pada saat acara UMKM Fest itu kita atur waktu meeting dengan calon pembeli luar negeri, kenyataannya demand itu ada. Puluhan memang, tidak sampai ratusan, tapi ini breakthrough, ada peluang untuk masuk ke situ," kata Jahja, dikutip dari Antara, Rabu, 2 Juni 2021.

     



    Dia mengatakan BCA mengadakan UMKM Fest pada Maret 2021 yang diikuti oleh 1.800 UMKM terpilih yang memiliki kesiapan produk berkualitas. Sebanyak 1.800 UMKM tersebut dibantu untuk masuk ke dalam ekosistem digital berupa e-commerce berbasis website yang dibuat oleh BCA.

    Jahja menekankan bahwa inti dari acara UMKM Fest yang dibuat oleh BCA adalah mempertemukan antara pelaku UMKM dengan pembeli bahkan pembeli dari luar negeri. Selain itu, UMKM juga sangat membutuhkan bantuan untuk bisa memasukkan produknya ke ekosistem digital, mengakses pasar, hingga membuka peluang untuk ekspor.

    Dia mengakui bahwa pengoordinasian tersebut sebenarnya bukan tugas dari perbankan, melainkan untuk para pemangku kepentingan yang memiliki kewenangan untuk hal tersebut.

    "Jujur itu bukan pekerjaan bank, tapi butuh koordinasi. Kita harap ada penciptaan jalan untuk edukasi, menyiapkan mereka untuk bisa ekspor. Yang ternyata demandnya itu ada, ketertarikan luar negeri cukup besar," kata Jahja.

    Jahja juga menyebutkan salah satu cara agar perbankan bisa menyalurkan kredit kepada pelaku UMKM adalah dengan membantu usaha kecil menengah tersebut bisa tetap berjalan di tengah pandemi.

    Dia meyakini apabila usaha kecil menengah bisa berkembang di Indonesia, para pelaku UMKM tersebut dengan sendirinya akan membutuhkan pembiayaan kredit karena peningkatan permintaan yang membutuhkan peningkatan biaya produksi.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id