Sandiaga: Pola Digital Nomad Bakal Jadi Konsep Pariwisata Era Baru

    Suci Sedya Utami - 03 Juni 2021 12:16 WIB
    Sandiaga: Pola Digital Nomad Bakal Jadi Konsep Pariwisata Era Baru
    Ilustrasi. Foto: AFP



    Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin uno berharap konsep digital nomad dapat menjadi daya tarik yang akan memperkuat program Work from Bali, khususnya bagi sektor swasta.

    Digital nomad merupakan istilah untuk seseorang yang bekerja dengan memanfaatkan teknologi digital, sehingga tidak terikat oleh waktu dan tempat. Oleh karena itu, dukungan internet, infrastruktur, event, maupun suasana kerja itu akan dibangun.

     



    "Kami memiliki keyakinan bahwa work from Bali dan pariwisata era baru yang menyasar kepada pola kebiasaan bekerja baru seperti digital nomad, akan menjadi daya tarik yang sangat potensial untuk Bali dan beberapa destinasi wisata lainnya. Ini (internet) yang akan kami terus siapkan seiring kebijakan work from Bali oleh pemerintah yang dikoordinir oleh Kemenko Marves," ujar Sandiaga dalam keterangan resmi, Kamis, 3 Juni 2021.

    Selain itu, Sandiaga ingin pelaku UMKM atau artisan di Bali menyiapkan produk-produk ekonomi kreatif, mulai dari kuliner, kriya, maupun fesyen jelang program work from Bali. Sebab, menurut dirinya kebijakan work from Bali mungkin akan berdampak hanya 30 persen untuk hotel, sedangkan sisanya adalah produk ekonomi kreatif termasuk restoran.

    "Untuk itu, UMKM di Bali perlu juga kita persiapkan,” kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

    Terkait Dana Hibah Pariwisata dan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP), dirinya mengatakan masih dalam proses dan berharap bisa segera diimplementasikan. Untuk Dana Hibah Pariwisata telah diusulkan ke dalam Dana Program Pemulihan Ekonomi (PEN) TA 2021 dengan cakupan penerima hibah yang lebih luas dibandingkan 2020.

    Sedangkan BIP 2021, total anggarannya sebesar Rp60 miliar akan diberikan kepada enam subsektor ekonomi kreatif, yang meliputi aplikasi digital, pengembangan permainan (game), fesyen, kriya, kuliner, serta, film, dan sektor pariwisata (13 jenis usaha pariwisata sesuai UU Nomor 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan).

    Pendaftaran program BIP atau open submission nanti akan dibuka pada 4 Juni 2021 dan ditutup 4 Juli 2021. Sosialisasi BIP akan ditayangkan live di YouTube Kemenparekraf pada 4 Juni, termasuk peluncuran website-nya. Petunjuk teknis untuk masing-masing pendaftaran kategori BIP tercantum dan dapat diunduh pada website tersebut.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id