Pemerintah Gandeng Marketplace Pulihkan Industri Kopi dari Covid-19

    Ilham wibowo - 20 April 2020 14:41 WIB
    Pemerintah Gandeng <i>Marketplace</i> Pulihkan Industri Kopi dari Covid-19
    Pandemi covid-19 membawa berbagai tantangan seperti sepinya pengunjung warung kopi dan kafe bahkan sampai ada yang tutup karena merosotnya penjualan. Foto: MI/Haryo Prasetyo
    Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Tokopedia, serta para pelaku industri kopi lokal menginisiasi kampanye bertajuk 'Satu Dalam Kopi'.

    Langkah kolaborasi ini untuk mendukung produksi kopi nusantara tetap bergeliat di tengah pandemi covid-19.

    “Kampanye Satu Dalam Kopi merupakan contoh nyata bagaimana kita bersama ambil bagian untuk mendorong pemasaran produk kopi lokal melalui kafe, warung kopi dan masyarakat luas yang pada gilirannya akan berdampak pada geliat industri kopi di daerah dan seluruh rantai pasoknya,” kata Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita melalui keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Senin, 20 April 2020.

    Kampanye nasional yang diadakan pada 20-26 April 2020 di platform Tokopedia ini akan melibatkan hampir 1.200 pelaku industri kopi dari berbagai penjuru wilayah di Indonesia. Tak hanya pelaku industri kopi, para pecinta kopi pun bisa turut berpartisipasi dalam menyemarakkan kampanye yang diselenggarakan selama tujuh hari tersebut.

    “Di situasi seperti ini, penting sekali agar seluruh pihak bersinergi, mulai dari pemerintah, pelaku industri, perusahaan tekonologi Indonesia hingga masyarakat. Sehingga kegiatan ekonomi tetap berjalan di tengah pandemi covid-19,” tutur Agus.

    Menperin menyebutkan, saat ini terdapat 1.204 pelaku IKM yang mengolah biji kopi lokal dari para petani di berbagai daerah di Indonesia. Pandemi covid-19 membawa berbagai tantangan seperti sepinya pengunjung warung kopi dan kafe bahkan sampai ada yang tutup karena merosotnya penjualan. Sejumlah petani kopi di Aceh mengeluhkan penurunan harga jual hingga 50 persen.

    “Dengan didukung ketersediaan bahan baku dan potensi pasar yang besar, selama ini industri pengolahan kopi mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi nasional,” ujar Menperin.

    Menparekraf, Wishnutama Kusubandio mengakui kinerja industri kopi lokal dalam beberapa tahun ini mengalami kenaikan yang signifikan dan turut meningkatkan ekonomi Indonesia. Pertumbuhan perlu dipertahankan dengan menjaga rantai pasok kopi.

    “Di tengah pandemi saat ini, kami mengajak berbagai pihak untuk bersatu dalam upaya membantu para pemilik usaha dan petani kopi lokal dapat bertahan dan menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

    CEO dan Founder Tokopedia William Tanuwijaya mengungkapkan inisiatif bersama dengan pemerintah dan pelaku industri kopi lokal ini sejalan dengan komitmen menjaga perputaran roda ekonomi Indonesia.

    Para pelaku industri kopi lokal akan mendapatkan fasilitas demi menjaga kelangsungan usaha dengan mulai berjualan secara online.

    "Selain itu, kami juga berkomitmen untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan tanpa harus keluar rumah,” ujarnya.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id