AIIB: Indonesia Punya Potensi Besar Pulih dari Covid-19

    Antara - 29 Juli 2020 12:36 WIB
    AIIB: Indonesia Punya Potensi Besar Pulih dari Covid-19
    Foto: Grafis Medcom.id
    Jakarta: Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) menilai Indonesia memiliki potensi yang besar untuk pulih dari pandemi covid-19. Apalagi, Pemerintah Indonesia tidak tinggal diam dan dengan segera merespons melalui berbagai macam kebijakan agar pandemi covid-19 tidak kian dalam menghantam ekonomi Tanah Air.

    "Potensi Indonesia sangat besar tapi kondisi pada saat ini tidak hanya Indonesia melainkan hampir semua negara menghadapi tekanan akibat pandemi yang unprecedented," kata Vice President and Chief Administration Officer AIIB Luky Eko Wuryanto, dikutip dari Antara, di Jakarta, Rabu, 29 Juli.

    Luky menyebutkan salah satu potensi yang dimiliki adalah posisi ekonomi Indonesia yang masuk peringkat 16 terbesar sehingga dapat menjadi anggota G20. Meski demikian, ia menuturkan semua tergantung dari cara pemerintah dan masyarakat dalam memanfaatkan potensi tersebut untuk melakukan pemulihan.

    Potensi yang dimiliki Indonesia harus mampu menggerakkan aktivitas ekonomi sehingga pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Itu karena pandemi mengguncang berbagai sektor ekonomi yang selama ini berjalan menjadi tidak bisa lagi berjalan seperti sebelum pandemi," tuturnya.

    Luky menjelaskan ada prinsip yang harus digunakan agar Indonesia dapat segera pulih yaitu menekan penambahan jumlah kasus positif covid-19 di Indonesia. "Pertanyaannya apakah semua effort yang diperlukan untuk menjamin adanya pemulihan dalam konteks kesehatan sudah dijalankan maksimal," tegasnya.

    Ia mengatakan pengendalian kasus covid-19 akan berimplikasi pada kenyamanan orang untuk mulai berusaha menggerakkan aktivitas ekonomi.

    "Permasalahannya masih cukup panjang untuk Indonesia. Pemerintah Indonesia punya pandangan lebih komprehensif karena itu tergantung pada bagaimana menghidupkan sektor ekonomi," jelasnya.

    Dirinya menegaskan Pemerintah Indonesia harus mampu memilih secara cermat sektor yang akan diprioritaskan untuk pulih terlebih dahulu dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran.

    "Kita harus pilih mana yang kalau dilakukan dengan biaya tidak terlalu banyak justru dampaknya besar. Secara potensi Indonesia punya banyak tapi sekarang bagaimana pilih dengan cermat prioritasnya," pungkasnya.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id