Sri Mulyani Minta Jajarannya Responsif Hadapi New Normal

    Eko Nordiansyah - 20 Mei 2020 10:11 WIB
    Sri Mulyani Minta Jajarannya Responsif Hadapi <i>New</i> Normal
    Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: AFP
    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa tahun ini adalah tahun yang sangat berbeda. Dirinya menyebut, tanpa aba-aba semua dituntut untuk segera beradaptasi dengan cara kerja baru (new normal) yang penuh tekanan dan harus mampu menavigasikan begitu banyak beban pekerjaan dengan lincah tanpa henti.

    Hal ini disampaikannya saat melantik Ayu Sukorini sebagai Sekretaris Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Dwi Larso sebagai Direktur Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan Wisnu Sardjono Soenarso sebagai Direktur Fasilitas Riset dan Rehabilitasi LPDP.

    "Tidak ada banyak waktu untuk beristirahat karena harus sigap mengambil langkah-langkah penanganan pandemi dari sisi ekonomi dengan cepat untuk menjaga kehidupan masyarakat agar tidak semakin terpuruk," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2020.

    Sri Mulyani berpesan kepada Sekretaris BKF bahwa saat ini BKF memimpin penyusunan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). BKF sebagai sebuah organisasi perlu diperkuat lagi untuk mendorong pengambilan kebijakan yang efektif dan efisien. Pemetaan, pendayagunaan, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di BKF agar dilakukan secara lebih terencana dan terukur.

    "Dari sisi infrastruktur pendukung perlu diperhatikan, baik yang tangible seperti manajemen pengetahuan dan sistem informasi, maupun yang intangible seperti pengelolaan hubungan dengan para pemangku kepentingan, masyarakat umum, dan termasuk media," ungkapnya.

    Sementara kepada Direktur Beasiswa dan Direktur Fasilitas Riset dan Rehabilitasi, Sri Mulyani menyampaikan bahwa perlu untuk terus menerus melakukan investasi dan upaya untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Dana abadi yang dikelola LPDP saat ini semakin besar mencapai lebih dari Rp51 triliun.

    "Besarnya dana ini harus bisa menjadi sebuah jembatan untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia Indonesia hari ini dan di masa-masa depan. Setiap rupiah yang dikelola dan dikeluarkan harus memberikan manfaat seluas-luasnya," jelas dia.

    Menurutnya di masa pandemi seperti sekarang ini, salah satu bidang yang terdampak adalah pendidikan. Para pelajar dan mahasiswa belajar dari rumah. LPDP sebagai pemberi beasiswa, diminta untuk memastikan kepada para awardee yang tersebar di banyak negara agar tetap dapat memberikan kontribusi optimal dalam proses belajar. Dirinya juga mengingatkan supaya para awardee baik yang ada di Indonesia maupun di luar negeri selalu terpantau kesehatan dan pembelajarannya.

    "Selamat kepada pejabat yang baru saja dilantik dan tetap untuk menjaga kesehatan. Di masa pandemi ini kepemimpinan akan selalu diuji dalam menyesuaikan diri dengan new normal. Menkeu juga berharap agar pandemi covid-19 ini segera berlalu sehingga bisa segera mengejar ketertinggalan untuk menciptakan Indonesia yang semakin baik ke depan," pungkasnya.
     



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id