BI: Inflasi Juni Rendah Imbas Perlambatan Inflasi Inti

    Husen Miftahudin - 02 Juli 2020 10:43 WIB
    BI: Inflasi Juni Rendah Imbas Perlambatan Inflasi Inti
    Ilustrasi Bank Indonesia - - Foto: dok Antara
    Jakarta: Bank Indonesia (BI) menyebut inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2020 sebesar 0,18 persen (mtm) masih rendah, meskipun relatif lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 0,07 persen (mtm). 

    Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan rendahnya inflasi Juni dipengaruhi oleh inflasi inti yang melambat menjadi 0,02 persen (mtm) dari 0,06 persen (mtm) pada bulan sebelumnya.

    "Perkembangan ini terutama dipengaruhi oleh deflasi komoditas bawang bombay, gula pasir, dan emas perhiasan di tengah inflasi nasi dengan lauk yang meningkat," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis, 2 Juli 2020.

    Secara tahunan, inflasi inti tercatat 2,26 persen (yoy), melambat dibandingkan dengan inflasi Mei 2020 sebesar 2,65 persen (yoy). Menurut Onny, inflasi inti yang kembali melambat tidak terlepas dari perlambatan permintaan domestik akibat pandemi covid-19, konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi, harga komoditas global yang rendah, dan stabilitas nilai tukar yang terjaga.

    Inflasi kelompok administered prices juga mengalami perlambatan menjadi 0,22 persen (mtm), dari inflasi 0,67 persen (mtm) pada bulan sebelumnya. Inflasi kelompok administered prices terutama bersumber dari meningkatnya tarif aneka angkutan pascarelaksasi aturan pembatasan operasional angkutan umum pada awal Juni 2020.


    "Secara tahunan, inflasi kelompok administered prices terpantau meningkat dari 0,28 persen (yoy) pada Mei 2020, menjadi 0,52 persen (yoy) pada periode Juni 2020," ungkapnya.

    Sementara itu, inflasi kelompok volatile food mengalami kenaikan menjadi 0,77 persen (mtm), setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi 0,50 persen (mtm). Perkembangan ini terutama bersumber dari meningkatnya inflasi komoditas daging ayam ras, telur ayam ras, dan kelapa

    Adapun beberapa komoditas seperti aneka cabai, bawang putih, dan minyak goreng tercatat deflasi didukung oleh pasokan yang memadai dan ditopang hasil panen dan kelancaran distribusi di tengah kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah, serta harga komoditas global yang masih rendah.

    Secara tahunan, inflasi kelompok volatile food pada Juni 2020 tercatat 2,32 persen (yoy), lebih rendah dari inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 2,52 persen (yoy).

    "Ke depan, Bank Indonesia terus konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk mengendalikan inflasi tetap rendah dan terkendali dalam sasarannya sebesar tiga persen plus minus satu persen pada 2020," tutup Onny.  


    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id