Indonesia akan Terima Presidensi G20 dari Italia pada Akhir Oktober

    Eko Nordiansyah - 14 September 2021 21:44 WIB
    Indonesia akan Terima Presidensi G20 dari Italia pada Akhir Oktober
    Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate. Foto: dok MI/Ramdani.



    Jakarta: Indonesia telah ditetapkan sebagai Presidensi G20 Tahun 2022 pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 ke-15 Riyadh pada 22 November tahun lalu. Serah terima dari presidensi G20 saat ini, yaitu Italia ke Indonesia akan dilakukan pada KTT G20 yang akan dilaksanakan di Roma, Italia.

    "Serah terima Presidensi G20 dari Italia kepada Indonesia akan dilaksanakan pada KTT G20 atau G20 Leader Summit di Roma, Italia, pada 30-31 Oktober 2021 ini," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, dalam video conference, Selasa, 14 September 2021.

     



    Setiap tahunnya, para negara anggota G20 bergilir untuk menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan pertemuan organisasi tersebut. Setelah serah terima dari Italia, Indonesia akan memegang Presidensi G20 Tahun 2022 selama satu tahun. Bagi Indonesia, ini merupakan kali pertama terpilih sebagai Presidensi G20 sejak dibentuknya G20 pada 1999.

    Presidensi G20 Indonesia meliputi persiapan dan penyelenggaraan rangkaian pertemuan Presidensi G20 Indonesia pada 2021 dan 2022, yang terdiri atas pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT), pertemuan tingkat Menteri dan Gubernur Bank Sentral, pertemuan tingkat Sherpa, pertemuan tingkat Deputi, pertemuan tingkat Working Group, pertemuan tingkat Engagement Group,  program Side Events; dan program Road to G20 Indonesia 2022.

    Untuk mengoptimalkan posisi Indonesia sebagai penyelenggara Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022 tersebut, Presiden RI Joko Widodo telah menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 12 Tahun 2021 tentang Panitia Nasional Penyelenggara Presidensi G20 Indonesia.

    Berdasarkan ketentuan peraturan ini, Panitia Nasional terdiri atas Pengarah, Ketua, Penanggung Jawab Bidang, Koordinator Harian, dan Sekretariat. Pengarah Panitia Nasional terdiri dari Presiden Joko Widodo dan Wapres RI Maruf Amin, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

    Kemudian, Ketua Bidang Sherpa Track yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Ketua I) dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (Ketua II), Ketua Bidang Finance Track yaitu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Ketua I) dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (Ketua II), dan Ketua Bidang Dukungan Penyelenggaraan Acara yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id