comscore

PLTGU Priok Mampu Hasilkan 2.654 Tabung Oksigen per Tahun

Desi Angriani - 19 November 2021 14:36 WIB
PLTGU Priok Mampu Hasilkan 2.654 Tabung Oksigen per Tahun
Ilustrasi pasokan tabung oksigen bagi pasien covid-19 - - Foto: dok AFP
Jakarta: PT PLN (Persero) mampu menghasilkan oksigen sebanyak 2.654 tabung dalam satu tahun dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Priok yang dioperasikan oleh anak usahanya, PT Indonesia Power.

Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PT PLN (Persero), Syofvi Felienty Roekman mengatakan, pengolahan gas buang menjadi oksigen ini merupakan inovasi PLN yang terinspirasi dari kasus gelombang dua pandemi covid-19.
"Minimnya stok oksigen di rumah sakit menggerakan PLN untuk bisa memproduksi tambahan oksigen," ujar Syofvi dalam keterangan tertulis, Jumat, 19 November 2021.

Ia memastikan proyek tersebut tetap akan berjalan meski pandemi telah berakhir. Hal ini mengingat selama ini kebutuhan oksigen di rumah sakit menjadi hal yang krusial. Karena itu, pengolahan gas buang menjadi oksigen juga akan diadaptasi di PLTU Lontar.


"Sumatra sedang kita kerjakan. Dan tidak hanya PLTGU, tapi juga di PLTU Lontar juga bisa menghasilkan oksigen. Dengan inovasi teknologi yang kita terus kembangkan, semoga ini bisa menjadi proyek kontribusi PLN untuk masyarakat," tutup Syofvi.

Direktur Utama Indonesia Power M. Ahsin Sidqi menjelaskan oksigen medis yang diperoleh ini melalui mekanisme ekstraksi senyawa hidrogen yang dihasilkan oleh Hydrogen Generator Plant. Alat ini juga yang berfungsi untuk memproduksi gas hidrogen sebagai media pendingin generator.

"Sedangkan dari sisi operasional pembangkit yang dibutuhkan untuk media pendingin generator hanya gas hidrogen, selama ini oksigen tidak dimanfaatkan dan dibuang ke udara," ujar Ahsin.

Oksigen yang dibuang mempunyai purity sebesar 99 persen. Namun, terdapat kandungan karbon monoksida dengan kadar tinggi yang berbahaya jika dihirup manusia.

Dengan tujuan memenuhi kebutuhan oksigen, Indonesia Power Priok berinovasi agar oksigen dapat dimanfaatkan dan membantu tenaga medis dalam merawat pasien yang membutuhkan.


"Untuk itu dibuat sebuah fasilitas pemanfaatan oksigen yang berfungsi untuk memfiltrasi gas dan pengotor lain agar oksigen yang selama ini terbuang dapat dimanfaatkan serta aman untuk konsumsi manusia," ujar Ahsin.

Produk oksigen Indonesia Power Priok telah diuji di Balai Pengaman Fasilitas Kesehatan (BPFK) Jakarta, dari hasil pengukuran menunjukkan produk oksigen memiliki purity sebesar 99,9 persen dan kandungan impurity lain telah memenuhi standar gas medis. Kemampuan produksi oksigen Priok POMU adalah 10 meter kubik per hari.

Tak hanya di PLTGU Tanjung Priok, PLN juga memproduksi oksigen di 19 pembangkit yang dikelola dua anak usahanya yaitu PT Indonesia Power dan PT Pembangkitan Jawa Bali. Dengan total potensi produksi optimum oksigen mencapai dua juta ton per hari.

Ahsin mengatakan, untuk bisa memproduksi oksigen ini pun PLN tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Sebab, Hydrogen Generator Plant sendiri merupakan satu komponen infrastruktur dalam PLTGU.

"Kemarin itu kita investasi cuman sekitar 250 juta-300 juta saja hanya untuk membeli kompresor, katalis dan tabung penyulingannya," terang Ahsin.

(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id