Punya Dua Kapal Tanker Raksasa, Pertamina Siap Pimpin Bisnis Marine dan Logistik

    Suci Sedya Utami - 21 April 2021 22:04 WIB
    Punya Dua Kapal Tanker Raksasa, Pertamina Siap Pimpin Bisnis Marine dan Logistik
    Kapal VLCC Pertamina Prime. Foto: dok PIS.



    Jakarta: PT Pertamina International Shipping (PIS) siap menjadi yang terdepan dalam bisnis marine dan logistik. Bermodal dua kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) ata tanker raksasa, anak usaha PT Pertamina (Persero) ini siap memimpin bisnis tersebut.

    Bisnis shipping PIS telah mencakup free on board (FOB) kargo impor, sewa kapal, dan FOB cargo lube base oil, terutama untuk pasar domestik dan regional di Asia Tenggara. Sedangkan pada bisnis marine PIS, meliputi jasa penunjang operasi marine, penyediaan tenaga kerja di pelabuhan, jasa kepelabuhanan, dan keagenan kapal.
     
    Saat ini PIS telah mengoperasikan lebih dari 350 unit kapal. Armada kapal besar PIS meliputi beragam jenis kapal yang berfungsi untuk melayani jenis layanan kargo yang berbeda-beda, seperti kapal General Purpose (GP), VLCC, Very Large Gas Carrier (VLGC), dan Floating Storage and Offloading Unit (FSO). Untuk jasa marine dan logistik, PIS akan menyediakan layanan end-to-end marine dan logistik di beberapa pelabuhan strategis di Indonesia.
     
    “Tambahan dua VLCC yang kami operasikan, Pertamina Pride dan Pertamina Prime menunjukkan kesiapan kami untuk melaksanakan perintah negara melalui Menteri BUMN,” kata Direktur Utama PIS Erry Widiastono dalam keterangan resmi, Rabu, 21 April 2021.
     
    Erry mengatakan, kehadiran dua kapal tersebut merupakan upaya untuk memenuhi ekspektasinya agar PIS dapat menjadi yang terdepan di bisnis marine dan logistik, baik dalam mewujudkan ketersediaan dan keberlanjutan energi di dalam negeri maupun bersaing dan menguasai pasar internasional.

     



    Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan kehadiran dua kapal raksasa ini menjadi kekuatan tidak hanya dalam melayani kebutuhan dalam negeri, tetapi juga menjadi pemain global dan berdaya saing.

    Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menambahkan sebagai perusahaan shipping, PIS akan bertransformasi menjadi Integrated Marine Logistics karena bukan hanya mempunyai kapal, namun juga sarana tambahan dan storage yang ada di pelabuhan.
     
    "Dengan demikian, maka value chain yang akan dikelola PIS juga akan semakin besar," jelas Nicke.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id