Harga Beras di Tingkat Konsumen Turun, BPS Apresiasi Langkah Bulog

    Husen Miftahudin - 01 September 2020 15:50 WIB
    Harga Beras di Tingkat Konsumen Turun, BPS Apresiasi Langkah Bulog
    Ilustrasi harga beras di tingkat konsumen - - Foto: MI/ Benny
    Jakarta: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengapresiasi langkah dan upaya Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam meningkatkan cadangan beras. Pasalnya harga beras grosir dan eceran pada Agustus 2020 mengalami penurunan meski harga gabah dan beras di tingkat petani dan penggilingan mengalami kenaikan.

    "Harga beras grosir dan harga beras eceran di konsumen itu justru mengalami penurunan. Ini menunjukkan bahwa harga beras sangat terjaga, cadangan di Bulog cukup, sehingga dari sisi konsumen harga beras masih mengalami penurunan dibandingkan Juli 2020," ujar Suhariyanto dalam telekonferensi di Jakarta, Selasa, 1 September 2020.

    Secara bulan ke bulan atau month to month (mtm), harga beras grosir pada Agustus 2020 mengalami penurunan sebesar 0,005 persen. Harga beras eceran pada Agustus 2020 juga mengalami penurunan sebesar 0,12 persen (mtm).

    Sementara itu, selama Agustus 2020 rata-rata harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani mengalami kenaikan sebesar 0,61 persen menjadi Rp4.818 per kg. Sedangkan GKP di tingkat penggilingan sebesar Rp4.905 per kg atau naik 0,45 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya.

    Adapun rata-rata harga gabah kering giling (GKG) di tingkat petani turun 1,01 persen menjadi Rp5.396 per kg dan di tingkat penggilingan Rp5.516 per kg atau turun 1,51 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp4.497 per kg atau naik 2,53 persen dan di tingkat penggilingan Rp4.590 per kg atau naik 2,30 persen.

    "Perkembangan harga gabah di tingkat penggilingan hampir sama dengan perkembangan harga gabah di tingkat petani di mana gabah kering panen itu naik, baik secara bulanan (month to month) maupun tahunan (year on year). Sementara untuk gabah kering giling mengalami penurunan dari bulan sebelumnya, tetapi mengalami kenaikan dibandingkan bulan yang sama tahun yang lalu," urai dia.

    Di sisi lain, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan pada Agustus 2020 sebesar Rp9.963 per kg, naik sebesar 0,31 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp9.335 per kg atau naik sebesar 0,20 persen, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp8.986 per kg atau naik sebesar 0,75 persen.

    Suhariyanto menjabarkan gambaran perjalanan harga gabah sampai dengan beras baik di tingkat petani, penggilingan, maupun sampai di tingkat konsumen. Harga GKP di tingkat petani naik 0,61 persen, ini lantaran jumlah panen agak berkurang sehingga harga gabahnya meningkat.

    "Harga beras kualitas premium di tingkat penggilingannya (kualitas premium) juga meningkat 0,31 persen. Tetapi harga beras grosir dan harga beras eceran di konsumen itu justru mengalami penurunan, masing-masing turun 0,0005 persen dan 0,12 persen pada Agustus 2020," tutup Suhariyanto.


    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id