Pemerintah Hapus Pajak Impor Barang untuk Penanganan Korona

    Eko Nordiansyah - 23 Maret 2020 15:13 WIB
    Pemerintah Hapus Pajak Impor Barang untuk Penanganan Korona
    Ilustrasi. Foto: dok MI.
    Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan pembebasan fasilitas fiskal dan nonfiskal untuk mempermudah impor barang untuk penanganan virus korona (covid-19). Hal ini dilakukan untuk percepatan pelayanan impor barang untuk penanggulangan covid-19.

    Dilansir dari infografis Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu, Senin, 23 Maret 2020, fasilitas yang diberikan antara lain pembebasan bea masuk dan cukai, tidak dipungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan/ atau Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), dikecualikan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 impor, serta pengecualian ketentuan tata niaga impor.

    Sejumlah pihak yang bisa mendapatkan fasilitas ini antara lain pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Badan Layanan Umum (BLU). Kemudian yayasan atau lembaga nonprofit, serta perseorangan atau swasta juga bisa mendapatkan fasilitas ini.

    Nantinya para pihak ini diharuskan mengajukan permohonan rekomendasi pengecualian ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam hal barang impor terkena ketentuan tata niaga impor. Hanya saja untuk perseorangan/swasta yang punya tujuan komersial dibedakan.

    Jika impor barang ditujukan untuk kegiatan komersial, maka perorangan atau swasta tidak dapat memperoleh fasilitas fiskal, dan harus membayar bea masuk, cukai, PPN, PPnBM, PPh 21 Impor, namun pemenuhan ketentuan tata niaga impor dapat melalui BNPB.

    Setelah itu BNPB membuat pembukuan atas hibah barang dari Orang Perseorangan atau Badan Hukum Swasta yang telah didistribusikan kepada masyarakat sebagai persediaan dan membuat Berita Acara Serah Terima (BAST) kepada penerima manfaat untuk menghapus akun persediaan dari neraca.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id