Pemerintah Relaksasi Utang BUMN Karya Demi Lanjutkan Infrastruktur

    Suci Sedya Utami - 04 April 2020 18:40 WIB
    Pemerintah Relaksasi Utang BUMN Karya Demi Lanjutkan Infrastruktur
    Menteri BUMN Erick Thohir - - Foto: Medcom/ Faisal
    Jakarta: Pemerintah merelaksasi utang BUMN Karya agar dapat melanjutkan pembangunan proyek infrastruktur di tengah pandemi virus korona. Utang-utang jangka pendek tersebut akan diubah menjadi tenor jangka panjang

    Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan semua proyek infrastruktur jangka panjang yang digarap perusahaan pelat merah sebagian besar menggunakan pendanaan dari bank-bank BUMN (Himbara) yang sifatnya jangka pendek.

    "Alhamdulillah kemarin sudah ada solusi dengan Menkeu, kemungkinan kita akan coba utang-utang jangka pendek ini dijadikan jangka panjang. Jadi program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur bisa tetap berjalan," tutur Erick seperti dikutip dalam tayangan rapat kerja dengan Komisi VI, Sabtu, 4 April 2020.

    Melalui relaksasi tersebut, proyek-proyek strategis nasional (PSN) akan tetap berjalan tanpa terganggu oleh penyebaran covid-19. Terutama proyek proyek kelistrikan 35 ribu megawatt.
     
    "Salah satu yang tetap saya ingin jalan adalah 35 ribu megawatt," jelas Erick.

    Sebelumnya, pemerintah melalui BUMN di bawah naungan Kementerian Keuangan, PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (PII) mencatat realisasi penyaluran dana penjaminan untuk 21 proyek infrastruktur selama 10 tahun terakhir. Seluruh proyek dengan total nilai Rp210 triliun ini merupakan proyek kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

    Beberapa proyek yang dijamin PT PII ini meliputi 12 proyek sektor jalan, empat proyek sektor telekomunikasi, satu proyek ketenagalistrikan, tiga proyek sektor air minum, satu proyek transportasi perkeretaapian, serta penjaminan dua proyek non-KPBU yakni proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan proyek Hydropower Program PT PLN (Persero).

    Selain itu, PT PII memberikan pinjaman langsung senilai Rp60 triliun yang meliputi proyek pembangunan jalan, air minum, hingga tenaga listrik, transportasi, dan pariwisata. Adapun penjaminan pinjaman langsung (direct lending) BUMN dari lembaga multilateral.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id