comscore

Fenomena Senjakala Startup di Indonesia

MetroTV - 28 Mei 2022 10:52 WIB
Fenomena Senjakala <i>Startup</i> di Indonesia
Senjakal starup Indonesia. Foto: Dok/Metro TV
Jakarta: Sekertaris Jenderal Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia Edi Danu Saputro menjelaskan fenomena maraknya gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan yang dilakukan sejumlah startup khususnya di Indonesia. Menurutnya ada beberapa faktor yang menyebabkan startup memberhentikan karyawannya.

"Makro ekonomi yang terjadi di Amerika Serikat (AS) sekarang tinggi. Dimana inflasi naik, dan suku bunga naik. Hal ini menyebabkan biaya modal mahal," terang Edi dalam tayangan Metro Pagi Primetime di Metro TV, Sabtu, 28 Mei 2022.
Fenomena ini membuat para investor lebih selektif untuk menanam modal dan menentukan startup mana yang akan mendapatkan investasi. Akibatnya, startup harus menyesuaikan dana yang dimiliki demi bisa bertahan.

"Di saat investor lebih selektif, yang mereka (startup) lakukan harus berhemat dana. Misal, dana yang mereka miliki untuk delapan bulan kini dihemat supaya bisa jadi 18 bulan contohnya," tutur Edi.

Sementara itu, startup juga harus melakukan efisiensi, seperti menghentikan dana marketing, menunda peluncuran produk, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK). Menurut Edi, ini semua merupakan langkah-langkah efisiensi.

"Kita sebagai investor pasti dukung efisiensi itu. Karena ini merupakan upaya founder agar perusahaannya tetap survive," tutupnya. (Fauzi Pratama Ramadhan)

(MBM)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id