comscore

Menteri Arifin Rapat dengan Menteri Energi Swiss, Bahas EBT hingga Eropa Minta Pasokan LNG

Amanda Manuputty - 23 Mei 2022 11:38 WIB
Menteri Arifin Rapat dengan Menteri Energi Swiss, Bahas EBT hingga Eropa Minta Pasokan LNG
Suasana saat Menteri ESDM Arifin Tasrif melakukan pertemuan dengan Menteri Lingkungan, Transportasi, Energi dan Komunikasi Swiss Simonetta Sommaruga. FOTO: Amanda Manuputty/MetroTV
Davos: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melakukan pertemuan dengan Menteri Lingkungan, Transportasi, Energi dan Komunikasi Swiss Simonetta Sommaruga. Sejumlah hal dibahas mulai dari transisi energi di Tanah Air hingga kemungkinan Indonesia mengalokasikan Liquefied Natural Gas (LNG) ke Eropa.

"Tadi kita bertemu dengan Menteri Energi Swiss. Beliau tadi menyampaikan bahwa progres yang sudah dilaksanakan Indonesia terkait transisi energi dipandang sangat baik," kata Arifin, di Davos, Senin, 23 Mei 2022.
Dalam pertemuan yang digelar di House of Switzerland, Simonetta Sommaruga mengapresiasi perkembangan transisi energi di Indonesia seperti sudah ada aturan rooftop solar panel, akan diterbitkannya Perpres tarif energi baru terbarukan, hingga program lainnya.

"Di 2006, kita pernah bekerja sama dengan Swiss guna mengembangkan teknologi mikrohidro untuk pembangkit tenaga air berkapasitas kecil-kecil. Tapi sejak 2008 terhenti. Dan teknologi yang dulu dikembangkan bersama itu dipasang di Swiss. Nah saya minta supaya ini bisa bekerja sama lagi seperti sebelumnya," tuturnya.


Hal itu diharapkan terjadi karena bisa menyumbang pasokan energi di Tanah Air. "Sehingga kita bisa juga menambahkan sumber energi tenaga air kita yang kecil-kecil terutama untuk daerah-daerah terpencil dan daerah-daerah terluar," kata Arifin.

Mengundang investor potensial

Arifin menambahkan saat ini Indonesia tengah berupaya mengundang investor potensial untuk mengeksplor banyaknya sumber energi baru terbarukan. Namu, ia tidak menampik, progresnya membutuhkan evaluasi perhitungan yang akurat.

"Kita berupaya untuk bisa mengundang potensial investor dari energi baru terbarukan kita. Sumber-sumber energi baru terbarukan kita banyak. Tentu saja ini membutuhkan evaluasi perhitungan yang akurat untuk bisa membuka akses bahwa energi baru terbarukan bisa masuk," tuturnya.

Selain itu, masih kata Arifin, dibahas juga tentang situasi dan kondisi energi di dunia di mana konflik yang terjadi sekarang ini membuat harga energi melonjak dan terdapat kesulitan dari sisi suplai energi. Pihak Swiss pun turut menanyakan mengenai kemungkinan Indonesia bisa mengalokasikan LNG untuk Eropa.


"Saya bilang kita akan berupaya untuk bisa mengalokasikan (LNG untuk Eropa) dan tentu saja harus melalui pengaturan-pengaturan kargo. Saya juga menyampaikan Indonesia memiliki potensi besar untuk memproduksi lebih besar. Tetapi untuk itu diperlukan kerja sama dengan pemilik teknologi dan pemilik modal," pungkasnya.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id