comscore

Penghapusan Premium dan Pertalite di Tengah Kondisi Ekonomi Saat Ini Tidak Tepat

MetroTV - 28 Desember 2021 13:42 WIB
Penghapusan Premium dan Pertalite di Tengah Kondisi Ekonomi Saat Ini Tidak Tepat
Kurtubi, pengamat energi komentari perihal kebijakan pemerintah mengenai penghapusan BBM premium dan pertalite. Foto: Dok/Medcom
Jakarta: Pengamat Energi, Kurtubi menilai kebijakan pemerintah dalam penghapusan premium dan pertalite bertujuan baik. Namun, hal ini kontraproduktif dengan pemulihan ekonomi di tengah pandemi covid-19 yang dilakukan pemerintah.

“Penghapusan premium sama pertalite ini tujuannya bagus, tetapi timingnya kalau kita lihat sama sekali tidak tepat. Karena masa pandemi masyarakat ekonominya sangat menurun dan banyak pengangguran,” ujar Kurtubi dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia di Metro TV, Selasa, 28 Desember 2021.
Menurut Kurtubi, memaksa masyarakat pindah ke bahan bakar yang lebih mahal merupakan hal yang kurang tepat. Hal tersebut malah akan memicu tingginya inflasi.

“Ini inflasinya akan tambah kencang lagi, dan menggiring kelompok masyarakat yang kehilangan pekerjaan, yang hampir miskin, menjadi benar-benar miskin,” katanya.

Kurtubi mengatakan pemerintah seharusnya melakukan hal yang bijaksana, mengingat BBM merupakan hal penting yang menguasai hajat hidup orang banyak. Selain itu, saat ini masyarakat juga tengah disulitkan oleh kebutuhan barang dan jasa yang melonjak di pasaran.

“Dalam situasi ekonomi seperti ini tidak bijaksana memaksa rakyat untuk membeli BBM yang lebih mahal,” jelas Kurtubi.

Kurtubi menjelaskan persoalan sebenarnya yaitu pada produksi minyak Indonesia yang sangat rendah. Kemudian, juga adanya tata kelola yang salah. (Widya Finola Ifani Putri)

 

(MBM)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id