comscore

Nyatakan Kesiapan Menanggulangi PMK, Erick Tunggu Arahan Presiden

M Sholahadhin Azhar - 20 Juni 2022 20:04 WIB
Nyatakan Kesiapan Menanggulangi PMK, Erick Tunggu Arahan Presiden
Ilustrasi hewan ternak/Istimewa
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia (BUMN) Erick Thohir siap membantu penanggulangan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Hal tersebut bakal dikoordinasikan dengan Kementerian Pertanian dan mengikuti arahan Presiden Joko Widodo.

"Tentu kami sebagai BUMN akan mendapatkan penugasan, kalau memang kami  memungkinkan diizinkan bantu, maka kami akan bantu," ujar Erick melalui keterangan tertulis.
Menurut dia, ada kekhawatiran masyarakat terkait wabah PMK, khususnya di Madura. Erick mendapat data kurang lebih 30 persen sapi di Pulau Garam mati karena wabah tersebut.

Dia mengatakan kematian hewan ternak akibat PMK ini menggangu perekonomian, salah satunya gelaran kerapan sapi yang menjadi daya tarik wisarawan di Madura. Penanggulangan PMK mendesak, sebab merawat sapi tidak mudah dan membutuhkan banyak biaya.

Baca: Upaya Pemerintah Datangkan Vaksin PMK Diapresiasi

"Jadi jumlahnya terkena banyak, tentu ketika akan mengangkat kegiatan kerapan sapi ini butuh waktu yang cukup lama. Mungkin bisa dua dan tiga tahun lagi," kata dia.

Di sisi lain, dia menyebut kerapan sapi Piala Presiden juga terdampak wabah ini. Padahal, kompetisi lokal itu merupakan salah satu cagar budaya yang mesti dilestarikan.

"Saya akan laporkan dulu ke Presiden. Karena domain Kementerian BUMN adalah koperasi dan harus bekerja sama dengan kementerian terkait," kata Erick.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id