comscore

Belanja Modal Pembangkit Listrik Energi Baru Terbarukan Semakin Murah

Annisa ayu artanti - 24 Maret 2022 14:28 WIB
Belanja Modal Pembangkit Listrik Energi Baru Terbarukan Semakin Murah
Energi Terbarukan. Foto; AFP.
Jakarta: PT PLN (Persero) memandang belanja modal (capex) yang dikeluarkan dalam mengembangkan pembangkit listrik energi baru terbarukan tidak mahal, terlebih pengembangannya pasti melalui serangkaian inovasi.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengakui awalnya pengembangan pembangkit berbasis energi baru terbarukan mahal. Namun biayanya semakin murah. Jika mengacu kontrak terdahulu yakni pada 2015, harga listrik yang dihasilkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 25 cent per kWh. Kemudian pada 2017 turun menjadi 10 cent per kWh dan pada akhir tahun 2020 mendekati 3,8 cent per kWh.
"Kita melihat inovasi ini berjalan dengan cepat. Untuk itu capex ini relatif," ungkapnya dalam konferensi pers Energy Transitions Working Group, Kamis, 24 Maret 2022.

Tak hanya PLTS, Darmawan melanjutkan, untuk harga listrik yang berasal dari pembangkit lain seperti Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (Bayu) juga mahal pada lima tahun lalu. Pada 2015 harga listrik yang dihasilkan dari PLTB mencapai 50 cent per kWh. Namun harga listrik tersebut saat ini sudah menurun.

"Saat ini sudah turun 12-13 cent per kwh. Murah tidak? Belum murah. 12-13 cent per kWh itu belum murah. Tapi selama lima tahun ada pengurangan 80 persen," katanya.

Menurutnya, jika tren ini masih berlanjut dalam lima tahun mendatang tentu saja biaya pengembangan dari renewable energy terus menurun.

Intinya, pengembangan energi baru terbarukan di masa transisi ini saat ini menjadi hal penting. Berdasarkan arahan dari Menteri ESDM Arifin Tasrif, pihaknya harus mencari quick win dari kondisi saat ini.

Indonesia harus bisa menggantikan energi impor diganti domestik, fosil diganti renewable, dan energi yang mahal diganti yang murah. Menurutnya, itu semua bisa tercapai dengan strategi yang matang.

"Capex yang besar itu relatif," jelasnya.

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id