Menko Airlangga: PPKM Efektif Tekan Penurunan Kasus Luar Jawa-Bali

    Ade Hapsari Lestarini - 28 September 2021 16:49 WIB
    Menko Airlangga: PPKM Efektif Tekan Penurunan Kasus Luar Jawa-Bali
    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: dok MI/Adam Dwi.



    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan jumlah kasus aktif di luar Jawa-Bali sejak awal penerapan PPKM berbasis level. Berdasarkan data yang dihimpun sejak 9 Agustus-26 September terus menurun. Namun kasus luar Jawa-Bali masih menyumbang 62,84 persen dari total 42.769 kasus aktif.

    Sementara untuk jumlah kasus aktif per 27 September 2021, ada 40.270 kasus. Angka ini telah menurun 92,98 persen dari puncak kasus aktif pada 24 Juli 2021 yang tercatat sebanyak 574.135 kasus. Jika dilihat dari angka Reproduction Number (Rt), laju penyebaran kasusnya ada di bawah satu, yakni 0,62. Angka ini bahkan lebih baik dibanding Singapura yang sebanyak 1,71 dan Malaysia 0,97.

     



    "Laju penyebaran covid-19 di Indonesia semakin terkendali, Rt seluruh provinsi telah berada di bawah satu. Lima provinsi dengan nilai Rt tertinggi yaitu Maluku 0,88; Gorontalo 0,86; Jateng 0,82; DKI Jakarta 0,82; dan Banten 0,79," papar Airlangga, dalam konferensi pers hasil ratas PPKM secara virtual, dikutip Selasa, 28 September 2021.

    Airlangga menjelaskan, untuk luar Jawa-Bali, tren kasus konfirmasi per 100 ribu penduduk per minggu mengalami penurunan di seluruh 27 provinsi. Bahkan per 26 September, hanya satu provinsi yang masih di Level TK-3, yaitu Kalimantan Utara. Kemudian dua provinsi yang di Level TK-2, yaitu Kalimantan Timur dan Bangka Belitung, sedangkan sebanyak 24 provinsi lainnya sudah berada di Level TK-1.

    Adapun hasil evaluasi penerapan PPKM pada minggu ini menunjukkan bahwa di luar Jawa-Bali telah terjadi perbaikan secara signifikan dari minggu ke minggu, di mana untuk tingkat provinsi sudah tidak ada lagi provinsi dengan Level 4.

    Sedangkan untuk tingkat Kabupaten/Kota, hasil asesmen menunjukkan perbaikan nyata, dengan jumlah Kabupaten/Kota dengan Level 4 dan Level 3 mengalami penurunan tajam, dan jumlah Kabupaten/Kota dengan Level 2 dan Level 1 mengalami peningkatan. Saat ini terdapat 76 Kabupaten/Kota dengan Level 3. Sedangkan yang di Level 2 sebanyak 275 Kabupaten/Kota, dan sudah ada 34 Kabupaten/Kota dengan Level 1.

    "Dari 10 Kabupaten/Kota yang menerapkan PPKM Level 4 di luar Jawa-Bali, terdapat perbaikan level asesmen mingguan, yaitu ada dua Kabupaten/Kota mengalami perbaikan langsung ke Level 2 yakni Banjarmasin dan Kutai Kartanegara, dan tujuh Kabupaten/Kota perbaikan ke level 3. Hanya ada satu Kabupaten/Kota yang masih di Level 4 yaitu Kabupaten Bangka," tutur Airlangga.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id