Kuota Terbatas, Alasan Pertamina Tak Sediakan BBM Subsidi di Pertashop

    Suci Sedya Utami - 31 Mei 2021 17:19 WIB
    Kuota Terbatas, Alasan Pertamina Tak Sediakan BBM Subsidi di Pertashop
    Salah satu Pertashop. Foto: Dok. Pertamina



    Jakarta: PT Pertamina (Persero) membeberkan alasan Pertashop tidak menjual BBM subsidi seperti premium dan hanya menyediakan produk BBM nonsubsidi seperti pertamax dan LPG nonsubsidi.

    Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI mengatakan, kuota BBM subsidi terbatas. Sehingga, BBM subsidi hanya dialokasikan pada program BBM satu harga terutama di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T).

     



    Nicke mengatakan sebenarnya Pertashop dan program BBM satu harga memiliki tujuan yang sama yakni untuk menjaga aksesibilitas masyarakat untuk mendapatkan BBM. Hanya saja untuk BBM satu harga menjual BBM subsidi sementara Pertashop tidak mengalokasikan BBM jenis tersebut.

    "Kita enggak bisa hanya mengandalkan BBM satu harga yang dari pemerintah karena jumlahnya terbatas, tapi di sisi lain masyarakat perlu aksesibilitas karena masih banyak daerah atau desa yang perlu pergi jauh untuk dapat BBM," kata Nicke di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 31 Mei 2021.

    Sebelumnya, legislator meminta agar yang dijual di Pertashop adalah produk yang sesuai dengan kantong masyarakat di wilayah tersebut. Anggota Komisi VII Fraksi PDI-P Ribka Tjiptaning meminta agar Pertashop tidak menjual pertamax lantaran harganya tidak cocok untuk masyarakat kelas bawah di daerah 3T. Ia ingin agar pasokan pertalite yang diperbanyak untuk dijual di Pertashop.

    "Pada intinya kalau Pertashop saya mendukung karena dekat pada masyarakat, asalkan jangan ada aturan harus pertamax. Kenapa harus pertamax? Kan tujuannya untuk mendekatkan ke masyarakat miskin. Kalau pertamax itu orang-orang kaya yang punya mobil mewah," kata perempuan yang akrab disapa Ning ini.

    Sementara itu Dirjen Migas Tutuka Ariadji mengatakan pihaknya akan memastikan pada Pertamina bahwa tujuan daripada Pertashop semata-mata tidak ke arah peningkatan profit. Namun, justru memberikan akses dan keadilan bagi masyarakat miskin.

    "Ini yang akan saya pastikan ke Pertamina untuk sekali lagi menengok dan menggarisbawahi tujuan dari Pertashop itu sesungguhnya seperti apa dan kami sarankan bukan semata-mata keekonomian peningkatan profit," jelas Tutuka.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id