Ancaman Korona, Pemerintah Jamin Stok Pangan Aman

    Eko Nordiansyah - 17 Maret 2020 08:42 WIB
    Ancaman Korona, Pemerintah Jamin Stok Pangan Aman
    Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto :Medcom.
    Jakarta: Pemerintah menjamin ketersediaan stok pangan aman untuk menghadapi bencana nasional virus korona (covid-19). Pemerintah akan secara aktif melakukan monitoring harga dan pasokan pangan secara rutin setiap minggu sebagai antisipasi ketersediaan pasokan pangan pokok.

    "Kita akan monitor terus. Pangan tidak boleh kurang, itu arahan Presiden," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020.

    Secara umum telah dibahas posisi stok, pasokan dan harga 11 komoditas Bahan Pangan Pokok. Perkiraan ketersediaan dan kebutuhan beberapa bahan pangan pokok utama, terutama komoditas beras, jagung, daging sapi/kerbau, gula dan bawang putih dijamin cukup untuk memenuhi kebutuhan.

    Menurut data, terdapat 3,5 juta ton stok beras di Perum Bulog, penggilingan dan pedagang. Dengan panen raya yang diperkirakan terjadi di Maret, April, dan Mei 2020, sehingga stok beras akan bertambah menjadi 7,7 juta ton. Sedangkan stok jagung pada akhir Februari 2020 sebesar 661 ribu ton dan panen Maret diperkirakan mencapai 6,2 juta ton.

    "Stabilisasi harga gula akan dilaksanakan dengan mendistribusikan gula sejumlah 20 ribu ton oleh Perum Bulog dengan harga sebesar Rp10.500 per kg. Selain itu, akan segera direalisasikan penyediaan gula konsumsi sejumlah 150 ribu ton oleh BUMN yang ditugaskan," ujar dia.

    Terkait ketersediaan bawang putih, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto melaporkan pihaknya telah menerbitkan tambahan Persetujuan Impor (PI) sebesar 70 ribu ton. Sedangkan untuk stabilisasi harga daging, ia juga akan segera merealisasikan rencana impor 170 ribu  ton daging kerbau dan 120 ribu ton daging sapi.

    "Hasil pada pembahasan rakortas pangan pada ini akan segera ditindaklanjuti oleh kementerian/lembaga terkait dan akan dilakukan monitoring perkembangannya pada rakortas berikutnya yang dijadwalkan pada akhir minggu ini," pungkas Airlangga.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id