Langgar Batas Penumpang, Kemenhub Beri Sanksi Maskapai Nakal

    Antara - 14 Mei 2020 18:20 WIB
    Langgar Batas Penumpang, Kemenhub Beri Sanksi Maskapai Nakal
    Ilustrasi - - Foto: Antara/ Eric Ireng
    Jakarta: Kementerian Perhubungan mengantongi nama maskapai yang melanggar aturan pembatasan jumlah penumpang dalam masa pandemi covid-19. Operator penerbangan tersebut akan diberikan sanksi tegas.

    Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto mengaku sedang melakukan investigasi lebih lanjut terhadap operator nakal tersebut. Dalam laporannya, maskapai bersangkutan melanggar penerapan jaga jarak fisik (physical distancing) dan melebihi kapasitas tempat duduk.

    “Begitu terbukti melanggar aturan, kami akan terapkan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Novie dalam keterangan di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2020.

    Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Pasal 14 poin b, mencantumkan bahwa pembatasan jumlah penumpang paling banyak 50 persen dari jumlah kapasitas tempat duduk dengan penerapan jaga jarak fisik (physical distancing).

    “Kami ingatkan maskapai untuk tidak melakukan kesalahan yang berisiko terhadap para penumpangnya. Protokol kesehatan harus dilaksanakan oleh seluruh pemangku kepentingan penerbangan, tindakan tegas akan diberikan kepada operator penerbangan yang tidak menerapkan peraturan yang ditetapkan,” ungkap dia.

    Kondisi Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno Hatta pada Kamis, 14 Mei 2020 pagi terpantau sangat ramai. Hal ini bertolak belakang dengan larangan mudik yang ditegaskan pemerintah.




    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id