Mentan Sasar Peluang Pengembangan Ekspor Hortikultura di Kepri

    Antara - 25 September 2020 11:02 WIB
    Mentan Sasar Peluang Pengembangan Ekspor Hortikultura di Kepri
    Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. FOTO: Kementan
    Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyasar pengembangan produk pertanian hortikultura, seperti buah-buahan di Kepulauan Riau, dapat menjadi peluang ekspor ke negara tetangga. Dorongan itu diharapkan bisa terimplementasi agar kinerja perdagangan terus membaik.

    Hal itu dikatakan Mentan saat melakukan peninjauan ke Balai Benih Induk (BBI) Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Kesehatan Hewan di Tembeling, Toapaya Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Mentan juga sekaligus melakukan penanaman secara simbolis bibit buah mangga dan panen buah naga.

    "Kepulauan Riau adalah bagian kekuatan-kekuatan negeri yang ada. Ini dekat dengan Singapura dan Malaysia. Untuk itu upaya-upaya akselerasi sektor pertanian dari hortikultura, perkebunan juga peternakan yang ada di sini menjadi kekuatan ekonomi," kata Mentan, dikutip dari Antara, Jumat, 25 September 2020.

    Mentan menjelaskan Balai Benih Induk Pertanian di Kepri ini memiliki peluang untuk pengembangan produk pertanian khususnya di sektor hortikultura, perkebunan, bahkan peternakan. Terlebih, posisi Kepri begitu dekat dengan negara tetangga.

    Oleh karena itu, Mentan Syahrul berpesan kepada BBI dan BPTP Kepulauan Riau yang hadir untuk memperhatikan pengembangan komoditas yang potensial yang digemari masyarakat dan wisatawan sebagai komoditas dengan daya jual yang tinggi.

    Di lokasi BBI ini, Mentan berkesempatan secara simbolis menanam bibit mangga varietas Garifta Gading yang memiliki buah dengan tekstur lunak berserat kasar, rasanya manis, aromanya harum kuat, dengan produksi rata-rata capai 64,42 kg per pohon per tahunnya.

    Tak hanya itu, Mentan juga berkesempatan menanam bibit mangga varietas Sala, kemudian melanjutkan pemetikan buah naga di lokasi yang berdekatan dengan lahan tanam mangga.

    Sementara itu, Kepala BBI, Nil Erison, menyebutkan komoditas tanaman yang ada di lokasi tanggung jawabnya memiliki koleksi tanaman hortikultura dan perkebunan yang diambil dari balai-balai penelitian tanaman hortikultura dan perkebunan Badan Litbang Kementan.

    "Luasan kami ada sekitar 50 hektare, yang kami miliki dari produk hortikultura seperti mangga, durian, alpukat, dan perkebunannya kami punya kebun pala, cengkeh, dan lada," pungkas dia.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id